STOP SOPA dan Tolak UU ITE Pasal 27 Ayat 3

Share:
stop-sopa-pipa
STOP SOPA & PIPA

Hari Rabu (18/01) mulai terjadi penolakan besar-besaran terhadap Stop Online Piracy Act (SOPA) dan Protect IP Act (PIPA), salahsatu contoh penolakan yang dilakukan Wikipedia kemarin adalah dengan menutup layanannya selama 24 jam hingga sekarang.

SOPA merupakan sebuah undang-undang yang diperkenalkan oleh Lamar Seeligson Smith seorang representatif US yang diajukan kepada Kongkres Amerika Serikat.

Situs-situs besar seperti Google, Wikipedia, Facebook, AOL, Twitter, eBay, Mozilla, Yahoo, WordPress, LinkedIn, Zynga, Hostgator, Name.Com, NameCheap, serta Electronic Frontier Foundation (EFF) dan banyak lagi yang menentang SOPA & PIPA. Bahkan sebagian besar Blogger turut berpartisipasi termasuk situs Pekanbaru.Co

Video Aksi Penolakan SOPA
Tentu saja dalam hal ini ada pro dan kontra, di US ada dua kubu yang bersibaku yakni Hollywood yang bergerak di bidang industri film dan Silicon Valley yang bergerak di bidang teknologi cyber.

Jadi apakah ini hanya sekedar perseteruan Hollywood vs Silicon Valley? Mari kita lihat sejenak Apa itu SOPA kutipan dari Wikipedia

Apa itu SOPA?

The Stop Online Piracy Act (SOPA), is a bill that was introduced in the United States House of Representatives by House Judiciary Committee Chair Representative Lamar Smith (R-TX) and a bipartisan group of 12 initial co-sponsors. The bill expands the ability of U.S. law enforcement and copyright holders to fight online trafficking in copyrighted intellectual property and counterfeit goods.

Jadi apa hubungannya dengan negara-negara lain? yah tentu saja akan berdampak keseluruh dunia, sama kita ketahui Amerika adalah negara adidaya, lambat laun apa saja yang diinginkan Amerika Serikat akan menular ke negara-negara lainnya yang tak kuasa melawan ke-adidayaan negeri Paman Sam tersebut, apa tah lagi Hukum tak lagi “sakral” dan bisa saja disalahgunakan.

Sedangkan untuk Indonesia dampak SOPA tidak bisa diabaikan begitu saja, apalagi pada industri internet/digital dan Starup di Indonesia seperti yang telah dibahas di Kompas.Com yang menceritakan panjang lebar tentang damfaknya. Bagi para pembaca yang ingin berpartisipasi silahkan menuju situs AmericanCensorship.org, baca ketentuannya atau ikut vote disini.

Bercerita tentang Tolak UU ITE Pasal 27 Ayat 3 yang kini suaranya mulai memudar, dilihat dari segi kesamaannya dengan SOPA yaitu sama-sama mengekang kebebasan berekspresi di internet.

Walaupun tujuan SOPA dan UU ITE itu baik adanya namun tidak sebaiknya ketika hal tersebut benar-benar diterapkan dan meresahkan banyak orang, berarti ada yang salah dengan UU tersebut. Seperti kasus Ibu Prita misalnya. Jadi… Blogger Tolak UU ITE Pasal 27 Ayat 3!!!

Blogger Tolak UU ITE Pasal 27 Ayat 3
Blogger Tolak UU ITE Pasal 27 Ayat 3

- Bunyi Pasal 27 ayat 3 adalah sebagai berikut :

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

- Sanksi pelanggaran pasal disebutkan pada Pasal 45 ayat 1 adalah :

Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Dari pantauan saya di linimasa, Gedung Putih saja saat ini menyatakan penolakan terhadap SOPA, lalau bagaimana nasib penolakan UU ITE Pasal 27 Ayat 3?

So.. Mari dukung kebebasan berekspresi di Internet dan tentunya bertanggung jawab, nantikan postingan mendatang tentang “Etika Online” yang telah dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) oleh teman-teman komunitas Blogger se-Indonesia, PANDI, XL Axiata, ACER Indonesia, Google, HIVOS, dan ICT Watch.

Berita Lainnya

Kirim Komentar