Kabut Asap Menyerang Pekanbaru (Lagi), Mari Hadapi!

PEKANBARU.CO-Berita Pekanbaru– Tiba-tiba gedung Menara Dang Merdu, Gedung Kantor Gubernur Riau, Perpustakaan Soeman HS dan sejumlah gedung bertingkat lainnya di Pekanbaru tenggelam dalam kabut teramat tebal, Senin (22/04/2013) pagi ini. Jalan-jalan Kota Bertuah juga hanya memberikan jarak pandang sekitar 50 meter, yang tampak kelabu menghalangi penglihatan pengendara.

kabut asap Pekanbaru

kabut asap Pekanbaru

Kabut asap kembali bergelayut di permukaan daerah ini. Meski bukan fenomena asing, namun peristiwa yang selalu terjadi hampir setiap tahun tersebut mesti diwaspadai oleh setiap warga kota. Selain mengganggu aktivitas, kabut asap pun berpotensi besar merusak kesehatan.

Kabut asap di Pekanbaru merupakan akumulasi sejumlah faktor alam dan dampak kebakaran hutan di Riau. Ketika tekanan udara menjadi rendah di pagi hari, kabut asap terjadi hingga matahari beranjak naik yang membuat aliran angin mulai meniupnya secara perlahan. Maklum, Riau merupakan wilayah perkebunan yang banyak menciptakan titik api akibat kebakaran hutan (kadang sengaja dibakar) di areal-areal perkebunan.

Agar kabut asap tak begitu mempengaruhi aktivitas dan kesehatan, warga Kota Pekanbaru harus melakukan banyak hal, mulai dari yang bersifat preventif hingga protektif. Pekanbaru.co akan mencoba membagi sejumlah tips agar pembaca tetap fit dan produktif di tengah masalah kabut asap yang mulai sulit diselesaikan ini.

Gunakan masker ketika kabut asap terjadi. Hal ini akan mampu menghindarkan diri dari pengaruh buruk kabut asap terhadap kesehatan. Cobalah sedikit membasahi masker agar pori-porinya sanggup membatasi partikel berbahaya yang ada di udara terhirup hingga ke paru-paru.

Kabut asap sebagaimana asap pembakaran lainnya mengandung gas karbon dan gas berbahaya lainnya. Dalam sejumlah kasus partikel-partikel tersebut kerap kali memicu berbagai bentuk infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Selanjutnya, jika Anda harus keluar ruangan di saat kabut asap terjadi dan mengendarai kendaraan, hidupkan lampu utama kendaraan Anda. Dalam kabut, jarak pandang pengendara sangat terbatas yang bisa saja berpotensi memicu kecelakaan. Menghidupkan lampu utama tidak hanya membantu pengendara untuk mendapatkan jarak pandang terbaik, namun juga menjadi pertanda bagi pengendara lain akan keberadaan kendaraan Anda di depan mereka.

Konsumsilah makanan bergizi dan kaya antioksidan. Kenapa? Gangguan kimia terhadap kesehatan yang ditimbulkan kabut asap tentu bisa memicu berbagai penyakit. Cara paling ampuh mengatasi ini adalah dengan mempersiapkan tubuh untuk mempertahankan diri agar tidak terserang penyakit-penyakit tersebut. Antioksidan memperkuat ketahanan tubuh, mempercepat penyembuhan serta diyakini sanggup membuat tubuh lebih resisten terhadap penyakit-penyakit tertentu.

Jalankan pola hidup sehat. Rajin berolahraga, menkgonsumsi makanan bergizi dan menghindari stres juga sangat dibutuhkan. Pastikan untuk melakukan beberapa tips di atas agar Anda senantiasa  menjadi warga Pekanbaru yang produktif, sehat dan siap menjalani aktivitas sehari-hari. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments