FITRA Minta KPK Endus Kisruh UN, Hayo Ada Apa?

PEKANBARU.CO-Berita Nasional– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kiranya harus mulai mengendus kemungkinan praktik korupsi pada proses pelaksanaan lelang tender pengadaan dan pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) 2013. Bahkan hari ini, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) secara resmi meminta KPK melakukan pengusutan masalah yang dinilai mencoreng pendidikan di Indonesia.

Ujian Nasional

Ujian Nasional

Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Ucok Sky Khadafi di Gedung KPK, Jakarta menyebutkan, pemanggilan beberapa pihak oleh KPK lebih kepada penggalian fakta dan kemungkinan adanya tindak korupsi seputar UN. Termasuk adanya pelaksanaan proses tender yang tidak benar.

“Kami meminta agar KPK mengusut adanya indikasi korupsi dalam pengadaan dan pendistribusian soal-soal UN di Indonesia. Kemungkinan korupsi terlihat dari proses tender yang tidak adil, di mana perusahaan yang penawaran tinggi dan tidak memiliki kapasitas justru  yang menang. Negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp32 miliar,” ujar Ucok.

Kekacauan UN mencuat setelah salah satu perusahaan pemenang tender PT Ghalia Indonesia Printing  gagal mendistribusikan soal tepat waktu. Akibatnya, 11 provinsi mengalami penundaan pelaksanaan UN.

Selain adanya indikasi proses yang tidak, dalam pelaksanaan UN kali ini pun banyak kelemahan-kelemahan. Adanya paket soal yang tertukar, jumlah soal yang kurang hingga paket-paket cacat kiranya mesti menjadi perhatian semua pihak agar pendidikan di Indonesia tidak melulu dihantam hujatan. ***(int/DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments