Balita Anda Terlihat Jenius? Hati-hati!

PEKANBARU.CO– Memiliki buah hati yang jenius dan aktif memang membuat para orangtua bahagia. Kerap kali tingkah anak usia balita begitu mengemaskan. Tapi, tahukah Anda jika balita dengan tingkat inteligensia lebih tinggi justru berpotensi besar mengganggu psikis mereka hingga mengakibatkan depresi?

Intelegensia tinggi bisa mengganggu psikis anak

Intelegensia tinggi bisa mengganggu psikis anak

Ahli anak dr Harmen Hendro Sp.A kepada Pekanbaru.co menjelaskan, kelebihan balita dalam hal kejeniusan harus bisa dipahami oleh orangtua sejak dini. Apalagi anak yang jenius tak selalu bisa dilihat dari tindakan anak, meski memang pertanda itu muncul dari tingkah laku mereka.

“Ketika anak menyadari mereka berbakat lebih dari yang lainnya, kadang mereka merasa terasing,” jelas Harmen.

Tak hanya itu, anak yang jenius juga sering merasa frustrasi dan bahkan depresi. Alasannya sederhana, mereka mampu berpikir lebih cepat dari pada kemampuan berekspresi, baik verbal maupun fisik.

“Ini sangat tidak baik untuk mereka jika orangtua tidak memahami kondisi itu,” lanjut dia.

Berkonsultasi dengan pakar anak mungkin bisa membantu. Tapi bagaimana menjadikan kelebihan anak di bidang inteligensia tanpa mengganggu tumbuh kembang anak lebih penting lagi. Untuk itu kiranya sangat penting bagi orangtua menyadari kondisi anak. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments