Berita

e-KTP Berlaku Seumur Hidup, KTP Siak Tak Berlaku Lagi

KTP Elektronik KTP Elektronik

e-KTP Seumur Hidup – Mendagri telah mengeluarkan peraturan terkait penetapan masa berlaku e-KTP seumur hidup.

Terkait hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru menghentikan penerbitan KTP SIAK dan menyatakan KTP ini tidak berlaku lagi. Setiap warga yang memiliki KTP Siak dihimbau untuk membuat e-KTP.

Bagi warga yang masih memegang KTP Siak, bisa menggunakan kartu keterangan dari Disdukcapil atau UPTD di setiap kecamatan untuk menggantikan e-KTP dengan tetap berusaha membuat e-KTP yang telah ditetapkan sebagai KTP masa berlaku seumur hidup.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru Baharuddin kepada wartawan, ”KTP SIAK sudah dihentikan maka penggantinya KTP elektronik. Sebagai penggantinya ada surat keterangan sudah melakukan perekaman. Fungsinya tetap sama,” ujar Baharuddin kepada Riau Pos, kemarin.

Baharuddin juga menjelaskan, kebijakan KTP Siak tidak berlaku lagi bukan lah kebijakan Pemerintah Daerah, akan tetapi hal ini disebabkan peraturan pemerintah pusat yang menjelaskan penggunaan e-KTP sebagai KTP seumur hidup.

Peraturan Pemerintah Pusat tertuang dalam Peraturan Presiden RI Nomor 112/2013 tentang perpanjangan masa berlaku KTP non-elektronik. Petunjuk Prepres itu menerangkan bahwa KTP SIAK tidak berlaku lagi mulai 2014.

Untuk proses penerbitan e-KTP, lebih didaduhulukan warga yang telah merekam data lebih dulu. Sebab blanko yang dikirim dari pusat pun jumlahnya masih terbatas.

Dengan kondisi ini menyebabkan proses penerbitan e-KTP tersebut mau tak mau harus bertahap.

“Karena kondisinya begini ya mau tak mau harus dilakukan penerbitan secara bertahap,” ujar Baharuddin.

Pemberlakuan masa seumur hidup e-KTP berlaku untuk KTP lama dan yang baru. Pihak Disdukcapil sendiri berjanji akan melakukan sosialisasi hal ini kepada masyarakat sehingga bisa dipahamkan mengenai penggunaan e-KTP tersebut.

”Jadi yang dicetak lama secara otomatis juga akan berlaku seumur hidup. Itu yang saat ini terus kami sosialisasikan pada perusahaan perbankan dan instansi pemerintah lainya,”kata Baharuddin.