4 Tips Agar Kerja Lembur Jadi Lebih Nyaman dan Sehat

4 Tips Agar Kerja Lembur Jadi Lebih Nyaman dan Sehat – Lembur adalah kegiatan yang biasa dilakoni oleh kalangan pekerja, baik profesional maupun borongan.

Lembur dianggap solusi yang tepat ketika pekerjaan bertumpuk sedangkan deadline semakin dekat. Pekerjaan dengan deadline yang benar-benar mengikat, seperti wartawan, kadang seperti “mewajibkan” lembur secara tidak langsung.

Namun, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Manchester School of Management pada 7.000 manager dari 23 negara, tidak ada peningkatan kerja yang berarti sekalipun jam kerja telah ditingkatkan menjadi 48 jam per minggu.

Lembur selama lebih dari 5 jam per minggu juga dinilai tidak berpengaruh banyak pada produktivitas. Justru kelelahan dan stress yang akan didapatkan.

Sekalipun demikian, jika memang pekerjaan mengharuskan lembur, setidaknya Anda mempunyai strategi agar lembur Anda lebih berkualitas, produktif, dan tidak melelahkan. Berikut ini 4 tips yang bisa Anda terapkan.

1. Buat jadwal

Buatlah jadwal pekerjaan yang akan Anda selesaikan hari itu. Jika perlu, beri estimasi waktu jika pekerjaan Anda dapat dirinci ke dalam item-item. Usahakan menepati jadwal sebaik mungkin. Berilah antisipasi waktu lembur maksimal 1 jam.

2. Informasikan pada keluarga tentang pekerjaan

Keluarga yang mendukung penuh pekerjaan Anda akan berpengaruh positif pada mental. Beritahukan pada mereka alasan Anda harus pulang malam. Anda bekerja tidak hanya untuk diri Anda, melainkan juga untuk mereka. Saling mengerti antara Anda dan keluarga akan menciptakan atmosfer sehat.

3. Bagi pekerjaan

Sudah saatnya Anda untuk mendelegasikan pekerjaan Anda pada beberapa kawan. Jangan terlalu perfeksionis dengan meng-handle semua pekerjaan di tangan Anda. Jika posisi Anda termasuk di atas, didiklah bawahan Anda untuk bisa membereskan pekerjaan sebaik dan setepat Anda. Niscaya beban kerja Anda perlahan-lahan akan berkurang menuju normal.

4. Komunikasikan

Jika pekerjaan Anda benar-benar membludak dan Anda tidak sanggup menanganinya, komunikasikan segera dengan atasan. Diskusikan solusi agar pekerjaan selesai namun Anda tidak terlalu kepayahan. Hal ini bukan untuk menutup pintu lembur bagi Anda, namun sekedar mengatur job agar Anda bisa pulang tepat waktu layaknya pekerja normal.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments