FB Merasa Bersalah Hapus Akun Facebook Kaum Waria

Facebook merasa bersalah setelah hapus akun FB kaum waria. Beberapa minggu terakhir ini facebook menerapkan peraturan baru.

Peraturan ini menyerukan bahwa setiap pengguna Facebook harus menggunakan nama asli dan apabila tidak mnggunakan nama asli maka pihak Facebook akan menghapus aku tersebut.

Setelah mengeluarkan kebijakan tersebut Facebook mulai menyeleksi akun yang tidak menggunakan nama asli dan segera menghapusnya, namun ternyata beberpa kaum waria dan kaum trans gender mngecam hal ini.

Pasalnya kaum waria sejatinya harus meyembunyikan identitas asli mereka. Facebook menandai ratusan akun yang dulunya melanggar kebijakan perusahaan pada bulan lalu.

Kepala bagian (Kabag) produksi Facebook, Chris Cox menjelaskan bahwa hal ini adalah pengalaman yang menyakitkan hati bagi setiap orang yang terlibat penghapusan akun ini.

Pada waktu yang sama Chris Cox meminta maaf atas dampak yang dari penghapusan akun FB akhir-akhir ini. “Saya ingin meminta maaf kepada masyarakat yang telah terkena dampak ini mulai dari ratu waria, kaum transgender, dan masyarakat luas seperti teman-teman kita, tetangga, dan anggota komunitas LGBT yang menemui kesulitan dengan Facebook dalam beberapa minggu terakhir” kata Chris Cox.

Disisi lain Mark Snyder, juru bicara Transgender Law Center mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pada hari Kamis (2/10/2014) kelompok LGBT di San Fransisco merencanakan akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Jelas bahwa Facebook (FB) merasa bersalah dan ingin mencari solusi agar kita semua bisa menjadi diri kita yang asli di dunia” jelasnya saat di mintai keterangan oleh beberapa wartawan.

Ia menambahkan bahwa bukan hanya waria dan transgender yang memiliki alasan kuat untuk menggunakan nama alias mereka di jeraing sosial.

Hakim, pekerja sosial, guru, penghibur dan korban pelecehan semuanya memiliki justifikasi untuk menyembunyikan identitas asli mereka yang akan melindungi privasi mereka di kehidupan nyata, kata Snyder.***

Leave a Comment