Panselnas.Menpan.Go.id: Peserta CPNS Hanya Boleh Mendaftar Sekali

Panselnas.Menpan.Go.id: Peserta CPNS Hanya Boleh Mendaftar Sekali. Peserta seleksi calon pegawai negeri sipil hanya bisa mendaftar sekali. Ini dilakukan untuk mengantisipasi pendaftaran ganda di beberapa daerah yang membuka perekrutan CPNS. Informasi itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, M Guntur kepada pewarta, Ahad (14/9) di Pekanbaru. Menurutnya, proses tersebut diatur pemerintah pusat melalui panitia seleksi nasional.

“Jadi tidak bisa mendaftar untuk dua instansi. Sistem akan mengunci untuk satu formasi di satu instansi sesuai persyaratan yang dibuat,” ungkapnya.

Ia menilai, dengan sistem yang digunakan tersebut, kemungkinan peserta mendaftar di dua daerah dapat diantisipasi. Hal ini juga berperan positif dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat agar bisa mengikuti proses administrasi seleksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Jadi, kalau nomor induk kependudukannya sudah dipakai untuk daftar di instansi provinsi, secara sistem tidak bisa lagi digunakan untuk instansi lain. Begitu teorinya. Mudah-mudahan empiriknya juga begitu,” sambung mantan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau itu.

Sementara saat ditanya mengenai perbedaan nomor induk kependudukan, Guntur menilai hal itu juga sudah ada ketentuan yang mengaturnya. Di mana, untuk persyaratan seleksi harus menggunakan KTP elektronik. Selain itu, dia menerangkan, saat ini proses seleksi CPNS terus berjalan. Beberapa persiapan mulai dimatangkan. Begitu juga mengenai persyaratan yang harus dilengkapi calon peserta seleksi menjadi aparatur pemerintah daerah tersebut.

‘’Bagi peserta seleksi CPNS sudah dapat mempersiapkan persyaratan yang diperlukan dan mempelajari alur pendaftaran yang sudah menggunakan sistem online,’’ imbuh Guntur.

Guntur menambahkan, usai melakukan pendaftaran melalui Panitia Seleksi Nasional Menpan-RB, calon peserta seleksi CPNS akan mendapatkan balasan dari panitia yang dikirim ke email. Bukti tersebut yang selanjutnya dilengkapi dengan melampirkan foto kopi KTP dan ijazah untuk dikirim ke panitia lokal.

Berkas yang dilengkapi tersebut dikirim melalui PT Pos ke alamat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau. ‘’Pengiriman tidak boleh secara langsung, harus melalui Pos. Berkas tersebut yang kemudian kami verifikasi sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan,’’ ujarnya.***[rpg/rio]

Leave a Comment