Untuk Apa Saja Pemerintah AS Menggunakan FB ?

Untuk Apa Saja Pemerintah AS Menggunakan FB ? – Jangan heran jika di negara adidaya seperti Amerika Serikat (AS) menggunakan FB bukan untuk bermain saja. Di Amerika Serikat, pemerintah negara tersebut menggunakan untuk mencari dan mendeteksi teroris, tentu hal ini menjadi sangat luar biasa mengingat FB merupakan media sosial yang biasa digunakan untuk bermain saja.

Melalui ICREACH, mesin pencari bergaya Google yang hanya terkhusus disediakan intelejen, NSA menyediakan data komunikasi pribadi ke 23 instansi pemerintah. Lebih dari 1.000 analis miliki akses ke informasi tersebut.

Mereka memiliki track khusus yang dikenal dengan “The Watchlist”. The Watchlist sendiri menyasar pada dua hal yakni diduga dan dikenal. Keduanya juga menyasar dua media sosial populer di dunia seperti Facebook dan Twitter. Dari 680.000 daftar induk FBI, 40% tidak diakui masuk kelompok teroris afiliasi menurut Intercept.

Baca Juga :

Terkait Facebook, pemerintah AS bisa mengindikasi dan mendeteksi seseorang masuk ke kategori daftar itu melalui statusnya. Karena proses pantauannya rahasia, tidak ada cara untuk mengetahui seberapa banyak orang (yang tidak bersalah) masuk ke list itu.

Namun, sejarah telah membuktikan jika mereka yang terlanjur basah dicap “bersalah” akan menderita konsekuensi yang sabgat besar sekali dalam kehidupannya. Misalkan saja aksi pencegahan tatkala ingin berpergian via udara atau terpaksa berpisah dengan anggota keluarga selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, serta mengisolasi diri.

Dicap (terduga) teroris juga memiliki implikasi privasi. Pantauan bisa diakses secara luas dan pejabat pemerintah secara rutin mengumpulkan data biometrik dari individu watchlist. Ini termasuk sidik jari mereka dan DNA.

Penegakan hukum juga telah diarahkan untuk mengumpulkan bukti – bukti yang tersedia ketika menghadapi sekelompokan teroris watchlisted. Ini termasuk kartu nama, informasi kesehatan, dan laporan bank. Demikian tulis Guardian.

Pihak Amerika Serikat sangat pandai sekali menggunakkan media sosial sebagai sarana untuk melacak keberadaan teroris, semoga pemerintah Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan Amerika Serikat. Media sosial bukan tempat ajang bermain saja tetapi juga tempat mencari informasi.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments