CPNS 2014 Provinsi Jateng, Formasi Dibuka Sebanyak 1538

CPNS 2014 Provinsi Jawa Tengah, Formasi Dibuka Sebanyak 1538 – Loker atau lowongan kerja CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) akan dibukan pada tanggal 20 Agustus. Untuk daerah Jawa Tengah sendiri, sekitar 1538 formasi telah dibuka, dengan hal tersebut, kemungkinan besar rekrutmen calon – calon Pegawai Negeri Sipil akan lebih mudah, hal ini dikarenakan Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan menyederhanakan sistem pendaftaran.

Disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Suko Mardiono, tahun ini akan ada 1.538 formasi yang dibuka untuk para pelamar. Khusus untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terdapat 166 formasi. Selebihnya, akan disebar pada 30 pemerintah kabupaten/kota di seluruh provinsi kecuali  Rembang, Pemalang, Karanganyar, Kudus, dan Wonosobo.

Baca Juga :

Sementara itu sekretaris Kemenpan-RB, Tasdik Kinanto menyatakan sistem pendaftaran tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya.

“Karena Pendaftaran CPNS 2014 melalui sistem computer assisted test (CAT) dilakukan secara online. Pendaftar tinggal memasukkan data pribadi, tidak perlu persyaratan administrasi.”

Dengan langkah tersebut, kita tidak perlu mengeluarkan modal yang berlebihan seperti kartu kuning dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau yang akrab kita kenal dengan nama Disnakertrans, Surat Keterangan Kerja, Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK yang bisa diusulkan setelah penerimaan pegawai.

Untuk wilayah Kabupaten Sragen sendiri, pemerintah memberikan sebanyak 30 kuota untuk diisi. Meski demikian, belum ada nformsi tambahan lagi dari Kemenban – RB berkaitan dengan kuota CPNS.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen, Suwandi, saat ini pihaknya masih dalam posisi menunggu. Belum tentu membuka lowongan atau tidak hingga ada kepastian dari Kemenpan-RB.

Namun demikian, dikatakannya bahwa kebutuhan pegawai negeri sipil di Sragen tergolong mendesak. Kekurangan tenaga terlihat pada sektor guru dan tenaga kesehatan.

Disampaikannya seperti dikutip oleh Solopos, “Untuk kekurangan pegawai itu terjadi untuk guru dan tenaga kesehatan. Untuk tambahan guru menunggu tambahan dari rekrutmen tenaga honorer kategori 2 (K2).”

Diwawancaranya ditambahkan pula kalau setiap tahun ada sekitar 500 Pegawai Negeri Sipil yang pensiun. Demikian, jika hal tersebut berlaku sejak tahun 2008, jadi sudah ada kurang lebih 2500 yang pensiun menjadi PNS.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments