Bunyikan Tangan dapat Sebabkan Arthritis? Benar atau Hanya Mitos?

Pekanbaru.co – Kebanyakan orang sering membunyikan buku-buku atau sendi jari mereka ketika pagi hari atau sekedar mengisi waktu luang. Hal ini seolah menjadi kebiasaan yang tidak bisa mereka hindarkan. Namun, disebut-sebut membunyikan buku-buku atau sendi jari dapat menyebabkan penyakit arthritis. Lantas, apakah hal ini benar atau sekedar mitos?

Menanggapi hal ini, studi yang dilakukan Dr Donald Unger membuktikan bahwa hal tersebut tidak benar. Dalam studinya, Dr Donald telah membunyikan buku-buku atau sendi jari tangan kirinya setiap hari selama 60 tahun, sementara tangan kanannya tidak. Untuk hasil akhirnya, ia tidak menjumpai penyakit arthritis pada tangan kiri maupun tangan kanannya. Bahkan dengan studinya ini, ia berhasil mendapatkan penghargaan nobel di tahun 2009.

Sementara itu, dosen kedokteran di Victoria Deakin University, Dr Michael Vagg mengatakan bahwa membunyikan sendi-sendi jari bukanlah suatu hal yang berdampak buruk. Ia menjelaskan bahwa munculnya bunyi berasal dari gas yang berda dalam cairan di persendian, dimana gas tersebut berusaha untuk keluar ketika terjadi perubahan posisi mendadak pada persendian.

Hal ini tidak hanya terjadi pada tangan, namun juga seluruh persendian di tubuh. Sendi-sendi tersebut akan menghasilkan bunyi jika terjadi perubahan posisi yang mendadak. Namun sebaliknya, jika perubahan posisi dilakukan secara perlahan, bunyi tidak akan muncul.

Dr Vagg mencontohkan, pergelangan kakinya yang kadang menghasilkan bunyi ketika ia berlari. Namun hal serupa tidak terjadi ketika ia berjalan. Dengan gerakan yang sama dan beban yang lebih akan mempercepat terjadinya perubahan volum sehingga menyebabkan hal tersebut terjadi.

Selain itu, terjadinya bunyi pada sendi juga mempunyai banyak factor penyebab, seperti yang dikatakan oleh Dr Vagg. Misalnya bunyi lain seperti menggiling, mempunyai penyebab yang berbeda. Untuk itu, segera konsultasikan dengan dokter jika terdapat rasa sakit setelah bunyi muncul.

Bunyi menggiling dapat menjadi pertanda beberapa hal, seperti rusaknya tulang rawan pada lutut atau osteoarthritis, dan meradangnya otot tendon.

 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments