Sepelekan Karies pada Gigi Susu Anak, Ini Akibatnya

Pekanbaru.co – Karies atau gigi berlubang disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti sering makan makanan yang terlalu manis dan jarang menyikat gigi. Hal ini sering terjadi pada anak-anak usia prasekolah. Namun, tidak banyak orang tua yang menyikapi hal ini. Mereka menganggap bahwa karies yang terjadi pada gigi susu bukanlah suatu masalah yang penting. Para orang tua baru akan mengambil sikap jika yang terkena karies adalah gigi tetap.

Anggapan seperti ini muncul karena banyak orang tua yang beranggapan bahwa gigi susu nantinya akan digantikan oleh gigi tetap. Hal ini perlu dibenarkan. Karies yang terjadi pada gigi susu maupun gigi tetap pada anak harus diterapi dengan baik.

Jika karies yang terjadi pada gigi susu dibiarkan dan terus berlanjut, maka karies akan mencapai pulpa gigi dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Dampaknya, anak akan malas untuk makan dan mengunyah makanan. Jika anak sudah malas makan, maka asupan nutrisi dalam tubuh akan terus berkurang sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi terhambat.

Selain menyebabkan rasa sakit, gigi susu yang mengalami karies juga menyebabkan terjadinya pembengkakan akibat timbulnya nanah dari gigi tersebut.

Apabila kondisi semacam ini terus berlanjut dan semakin parah, maka akan dilakukan pencabutan gigi susu sebelum waktunya. Akibatnya, terjadilah pergeseran ruang bagi gigi tetap untuk tumbuh.

Jika terjadi pergeseran ruang untuk tumbuhnya gigi tetap, maka terjadilah malposisi gigi. Anda tidak mau anak Anda mengalami hal ini, bukan? Oleh karena itu, segeralah memeriksakan anak Anda ke dokter gigi atau dokter gigi spesialis anak agar dilakukan penambalan gigi pada gigi susu yang mengalami karies.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments