Valentino Rossi Negoisasi Kontrak Baru dengan Yamaha

Masa Pengabdian Valentino Rossi di Yamaha masih akan berlangsung lama mengingat juara tujuh kali MotoGP tersebut tengah membicarakan perpanjangan kontrak. Kerja sama pebalap Italia itu dengan tim pabrikan asal Jepang tersebut berakhir musim ini. Namun, kemungkinan besar ia akan bertahan hingga 2016 mendatang.

Negoisasi baru dengan Yamaha di akui Rossi mulai sejak GP Prancis lalu. Pembicaraan kontrak baru yang akan diumumkan pekan ini sekaligus mematahkan spekulasi bakal pensiunnya pembalap berjuluk The Doctor tersebut.

Meskipun usianya terbilang tua untuk ukuran pembalap, Rossi masih sangat luar biasa di lintasan. Sempat diragukan bisa bersaing ketat di musim ini, aksi Rossi di lintasan justru memperlihatkan hasil sebaliknya. Rider 35 tahun ini bahkan menjadi salah satu pembalap yang mampu memberi perlawanan sengit kepada sang juara MotoGP 2013, Marc Marquez, yang juga mendominasi dalam lima seri awal musim ini.

Terlebih akhir pekan ini mantan pembalap Ducati itu bakal merayakan grand pix kali ke-300nya sejak turun di kelas balap motor 125 cc hingga sekarang. Ini semakin spesial karena yang menjadi tempat selebrasi adalah GP Italia, kampung halamannya, yang pernah ia menangi selama tujuh kali.

“Kami memang sedang membicarakannya (kontrak). Kami butuh waktu untuk memutuskannya. Saya berharap bisa berlanjut hingga dua musim ke depan,” papar Rossi seperti yang dilansir oleh crash.net.

Sebelum kembali menunggangi Yamaha, pembalap MotoGP bergaji paling tinggi versi therichest.com ini pernah mengalami masa buruk bersama Ducati. Dengan tim pabrikan Italia itu, Rossi gagal total dalam dua musim pengabdiannya (20011-2012). Ia lantas memutuskan kembali pulang ke Yamaha yang telah membantunya meraih empat kali gelar juara dunia.

“Ini adalah soal angka (300 GP) yang membuat saya tak senang karena artinya saya sudah sangat tua. Disisi lain saya senang bisa merasakannya di Mugello, Saya merasa sangat bahagia tiba disini dalam keadaan baik,” Jelasnya.***

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments