Unta Tidak Memastikan, Penelitian Virus Korona Beralih ke Anjing dan Tikus

Pekanbaru.co – Hingga kini asal usul virus korona penyebab MERS belum dapat diketahui dengan pasti. Beberapa waktu lalu, beberapa peneliti menyebutkan unta sebagai asal dari virus tersebut. Namun hingga kini belum ditemukan bukti yang pasti mengenai hal tersebut.

Sementara itu, baru-baru ini para peneliti melakukan penelitian baru yang melibatkan beberapa spesies hewan lain selain unta untuk mengetahui lebih dalam mengenai kasus ini. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan anjing, tikus, dan kucing sebagai objeknya.

Peneliti asal Columbia University, Dr Thomas Briese mengatakan bahwa beberapa kasus virus korona ini terjadi pada manusia yang pernah melakukan kontak dengan unta. Tapi, pada beberapa kasus lain tidak menunjukkan adanya fakta serupa.

Hingga kini diketahui banyak hewan unta yang terpapar oleh virus tersebut, tapi bukan berarti unta merupakan asal utama dari adanya virus korona. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa hewan spesies lain juga pernah terpapar. Terlebih lagi untuk hewan yang sering berinteraksi dengan manusia.

Oleh karena itu, kini para ahli memperluas objek penelitiannya, seperti mengikutkan kambing dan domba untuk diteliti. Namun, diperoleh hasil nihil.

Dengan adanya hal ini, masyarakat harus semakin berhati-hati terhadap virus korona penyebab MERS, terlebih para peneliti meyakini bahwa virus ini berasal dari hewan.

Apakah Anda memiliki hewan peliharaan? Sebaiknya Anda berhati-hati, karena tidak menutup kemungkinan hewan peliharaan termasuk salah satu hewan yangmembawa virus korona.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments