Selain untuk Diet, Pola Makan Ala Timur Tengah juga Baik untuk Jantung dan Turunkan Tekanan Darah

Pekanbaru.co – Mungkin Anda masih asing dengan istilah diet Mediterania. Diet ini menggunakan sayuran dan minyak zaitun untuk menjadi bahan konsumsinya. Pola makan diet Medierania ini adalah pola makan asal Timur tengah yang diyakini ampuh menurunkan berat badan. Lantas, bagaimana pola makan ini mempengaruhi tubuh?

Tak perlu diragukan, diet Mediterania berbeda dengan diet lainnya. Setiap komponennya bermanfaat bagi kesehatan karena menyehatkan. Diet Mediterania ini melibatkan beberapa komponen makanan seperti buah segar, sayuran, sereal dari gandum utuh, kacang, ikan, daging unggas, dan minyak zaitun.

Namun fakta ini tidak hanya berhenti sampai disini. Beberapa peneliti penasaran dan ingin mengungkap hal yang membuat pola makan ala Timur Tengah ini menyehatkan. Tim peneliti gabungan King’s College London dan University of California melakukan penelitian. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan jawabannya, yaitu terletak pada dua bahan makanan utama berupa minyak zaitun dan sayuran.

Apabila kedua bahan utama tersebut dikonsumsi bersamaan, maka ketika di dalam tubuh keduanya akan membentuk asam lemak nitro yang berperan menurunkan tekanan darah.

Hal ini sudah diujikan pada tikus yang kondisi genetiknya sudah dimodivikasi. Hasilnya, asam lemak nitro berhasil menurunkan tekanan darah dari hewan tersebut.

Inilah alasan Profesor Philip Eaton dari King’s College London menyatakan bahwa diet Mediterania adalah pola diet yang sangat menyehatkan, walaupun juga mengandung lemak.

“Namun, jika dikonsumsi bersama dengan nitrat atau nitrit, maka akan muncul semacam reaksi kimia yang membentuk asam lemak nitro. Ini merupakan mekanisme perlindungan tubuh alami,” terangnya.

Bukan hanya masalah diet, jika penelitian ini didalami lebih lanjut, bukan tidak mungkin jika nantinya ditemukan obat untuk mencegah sakit jantung maupun menanggulangi tekanan darah tinggi.

Meski baru direncanakan, namun pola makan ini diyakini sangat menguntungkan manusia, karena adanya enzim yang sama.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments