Anda Sakit Perut Setelah Makan? Ini Sebabnya

Pekanbaru.co – Manusia memerlukan energi untuk melakukan aktivitas hidupnya. Energi kita peroleh dari berbagai sumber makanan yang kita cerna ke dalam tubuh. Saat terjadinya proses pencernaan makanan, lambung dan usus mengeluarkan enzim untuk memecah protein, karbohidrat, dan lemak agar dapat dicerna oleh tubuh.

Banyak orang yang mengalami sakit perut setelah makan. Biasanya, kondisi seperti ini ditandai dengan adanya nyeri pada sisi kiri atau kanan perut.

Factor utama terjadinya sakit perut setelah makan adalah konsumsi makanan yang tidak diterima oleh tubuh, makan makanan yang berlebihan, atau makan makanan yang menyebabkan alergi.

Penyebab sakit perut setelah makan

  1. Zat Cair

Banyak orang yang mengkonsumsi berbagai jenis zat cair setelah makan, seperti air putih, jus, dan minuman ringan dalam jumlah berlebih. Hal ini akan melarutkan asam lambung sehingga makanan yang kita makan tidak dapat dicerna dengan sempurna. Bahkan, tidak adanya asam lambung dapat menyebabkan bakteri dan jamur jahat tetap hidup sehingga menimbulkan sakit perut.

  1. Mikroorganisme

Reaksi kimia yang terjadi antara cairan dalam tubuh dengan mikroorganisme dalam makanan dapat memicu terjadinya kembung dan sakit perut. Hal ini terjadi karena tubuh berusaha membuang bakteri jahat penyebab infeksi. Itulah mengapa kadang setelah makan banyak orang yang mengalami muntah atau kadang disertai dengan mual karena makan yang berlebihan.

  1. Invasi parasite

Parasit sangat menyukai perut untuk dijadikan sebagai tempat tinggalnya. Sementara itu, parasit dapat menyebabkan berbagai penyakit pencernaan, salah satunya sakit perut. Cacing perut adalah sebab utama terjadinya infeksi perut.

  1. Candida

Nyeri perut dapat disebabkan oleh adanya infeksi jamur seperti candidiasis. Bakteri baik dalam perut yang membantu proses pencernaan dapat mati akibat candidiasis. Dengan hilangnya bakteri baik, pencernaan pun akan terganggu dan menimbulkan nyeri pada perut.

  1. Terjadinya penyumbatan pembuluh darah

Saluran usus membutuhkan asupan darah yang lebih banyak setelah makan. Ketika terjadi penyumbatan, kebutuhan akan pasokan darah tidak terpenuhi. Hal ini dikenal dengan ‘chronic mesenteric insufficiency’ serta dapat menimbulkan sakit perut.

Menjaga pola makan yang sehat dan makan tidak berlebihan dapat membantu mencegah sakit perut setelah makan.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments