Konsumsi Alkohol Bisa Sebabkan Obesitas!

Pekanbaru.co – Berat badan adalah hal yang sangat penting untuk sebagian orang. Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan atau menjaga berat badannya agar tidak naik untuk memperoleh postur tubuh yang mereka inginkan. Untuk itu, sebaiknya Anda mengurangi minum minuman beralkohol karena menurut studi terbaru, alcohol dapat mempengaruhi nafsu makan. Sehari setelah meminum alcohol, tanpa disadari Anda dapat makan hingga 6.300 ekstra kalori.

Kalori ekstra tersebut dapat meningkatkan berat badan sebesar 1 kg dalam sepekan. Sedangkan 51% dari 2.042 responden mengatakan keinginan untuk berpesta makanan cepat saji mereka meningkat. Hal ini dikarenakan tren gaya hidup seperti yang diungkapkan para ahli.

Bukan hanya itu saja, 50% responden mengungkapkan bahwa mereka membatalkan latian fisiknya dan memilih untuk tidur bersantai di depan televisi sambil ngemil setelah mereka meminum 4 gelas alcohol. Hal inilah yang membuat berat badan mereka melonjak naik.

Kepala Bidang Gizi dan Penelitian di Slimming World, Dr Jacquie Lavin menyatakan bahwa alcohol ‘melonggarkan’ control pada diri seseorang. Ia menjelaskan bahwa mereka yang meminum alcohol lebih cenderung makan dengan porsi lebih besar dan waktu yang lama.

Dr Lavin memaparkan bahwa alcohol membuat makanan menjadi terasa segala-galanya. Bahkan, rasanya menjadi lebih enak dari biasanya (16/5/2014).

Menanggapi hal ini, Dr Lavin menyerukan akan pentingnya menginformasikan mengenai dampak negative minum alcohol secara berlebihan kepada masyarakat luas, terutama pada daerah-daerah perkotaan.

Sama halnya dengan Dr Lavin, Dr Alison Tedstone seorang ahli gizi dari Public Health England (PHE) juga mengaskan mengenai dampak negative mengkonsumsi minuman alcohol yang berlebihan. Ia menerangkan bahwa laporan tersebut dapat membuat orang sadar tentang tingginya kandungan kalori dalam yang ditimbulkan dari minuman beralkohol, dimana kalori yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas yang berujung pada beberapa penyakit seperti kanker, diabetes tipe 2, dan sakit jantung.

 

 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments