Susu Kedelai Gantikan Susu Sapi? Ini Alasannya

Pekanbaru.co – Anak-anak adalah usia yang sangat menentukan perkembangan dan pertumbuhan. Maka, status gizi pada anak-anak harus benar-benar diperhatikan. Banyak anak yang mengalami kelebihan gizi, kekurangan maupun ketidakseimbangan. Hal ini dapat terlihat dengan meningkatnya tingkat obesitas pada anak-anak. Kondisi semacam ini terjadi karena pola makan yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi, kurang serat, tinggi kalori, rendah vitamin dan mineral.
Departemen kesehatan mengatakan bahwa pada tahun 2008, anak dibawah 5 tahun sebanyak 18 juta jiwa mengalami kekurangan gizi, dan 10 juta dari 31 juta anak menderita anemia.
Faktor kekurangan gizi yang paling utama pada anak-anak adalah asupan susu yang dikonsumsi. Hal ini akan menghambat pertumbuhan maupun perkembangan pada anak sehingga akan menimbulkan masalah seperti rendahnya kecerdasan otak, dan masalah lainnya seperti kekuatan otot dan tulang.
Sementara itu, banyak orang tua yang memberikan produk susu (susu sapi) kepada anaknya karena mereka menganggap bahwa susu sapi mempunyai kandungan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anaknya. Padahal, susu sapi banyak yang mengandung lemak tinggi sehingga dapat menimbulkan obesitas, memicu terjadinya diare ada anak penderita laktosa intoleran, dan kasein serta glutein yang terkandung di dalamnya tidak cocok untuk penderita autis.
Penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa produk susu (susu sapi) mempunyai kandungan zat lemak teroksidasi yang sangat banyak sehingga mengacaukan area usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat, serta menghancurkan keseimbangan flora bakteri usus.
Untuk itu, perlu adanya evaluasi terhadap susu sapi yang selalu dianggap menjadi nutrisi utama bagi anak-anak. Kini, banyak riset yang menemukan nutrisi yang hampir sama dengan susu sapi, yaitu susu kedelai. Berikut ini alasan sekaligus kelebihan susu kedelai untuk menggantikan susu sapi.
1. Susu kedelai tidak mengandung kolesterol
2. Mengandung protein 11 kali lebih tinggi daripada susu sapi
3. Mengandung saponin dan letichin
4. Terdapatnya kandungan lengkap asam amino yang penting untuk pertumbuhan
5. Mengandung banyak serat
6. Mengandung lemak baik lebih banyak daripada susu sapi
7. Pada susu kedelai, efisiensi penyerapan proteinnya hampir sama dengan susu sapi
8. Terdapatnya kandungan kalsium 3 kali lebih tinggi daripada susu sapi
Mengganti susu sapi dengan susu kedelai merupakan hal yang tepat untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, pilihlah susu kedelai organik/alami, yang bebas dari melamin dan non GMO.

 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments