Kenali Bahaya Hamil Di Usia 30 Tahunan

Pekanbaru.co –Merebaknya wanita karier kini menuai persoalan baru. Rata-rata wanita karier mengesampingkan pernikahan atau masa depan keturunan mereka. Bahkan, banyak wanita karier yang menunda usia pernikahannya hingga umur 30 tahun. Padahal, usia produktivitas wanita ada batasnya. Bahkan, terdapat batasan dimana seorang wanita tidak bisa hamil lagi.

Wanita yang berusia diatas 30 tahun akan lebih susah hamil daripada wanita yang berusia 20 tahunan. Sebagian wanita percaya bahwa mereka dapat menjaga kesuburannya walau usianya sudah mencapai 30 tahunan. Padahal, ketika wanita memasuki usia 30 tahun, mereka sudah menghabiskan 90% telur cadangannya. Memang, pada usia 30-40 tahun wanita masih dapat memproduksi sel telur, namun cadangan tersebut semakin menyusut dengan sangat cepat.

Ketika wanita sudah memasuki usia 30 tahunan, kualitas sel telur akan menurun sehingga mereka akan lebih sulit untuk hamil. Namun, ada pula wanita yang hamil pada usia 30-40 tahun dengan berbagai risiko kehamilan yang sangat berbahaya.

Menurut penelitian di Inggris, wanita yang berusia 30-34 tahun mengalami peningkatan terhadap risiko kelahiran premature dan lahir meninggal dunia, yaitu sebanyak 20%. Bahkan, resiko yang lebih besarnya, bayi tidak dapat berkembang dan meninggal dunia ketika dilahirkan.

Sejumlah dokter juga menemukan beberapa masalah pada wanita hamil diatas 30 tahun, yaitu diabetes gestational, hipertensi atau darah tinggi, cacat kromosom, dan berbagai masalah janin yang sangat berisiko.

Wanita yang hamil pada usia 30 tahunan juga akan lebih mengalami masalah di kandung kemihnya dibandingkan wanita yang hamil di usia lebih muda. Selain itu, kondisi fisik wanita yang berusia 30 tahunan atau 30 tahun keatas lebih lemah daripada usia muda, sehingga risiko keguguran juga semakin besar.

Oleh karena itu, pengetahuan mengenai usia mengandung sangat penting untuk diperhatikan. Untuk kesuburan dapat dijaga dengan melakukan pola makan dan hidup sehat.

 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments