Obesitas Pada Anak Bisa Jadi Gejala Diabetes

Pekanbaru.coDiabetes yang dikenal sebagai penyakit orang tua, khususnya usia 35 tahun keatas kini sudah menjamur di kalangan anak dan remaja. Diabetes ini dikenal dengan nama maturity onset of diabetes in the young (MODY). Penyebab utamanya adalah meningkatnya kadar gula dalam darah karena tidak diproduksinya hormone insulin oleh pancreas.

Munculnya gejala diabetes di usia anak-anak dan remaja disebabkan oleh obesitas dan pola hidup yang tidak sehat. Kurangnya berolahraga, tidur, terlalu banyak makan juga memicu terjadinya penyakit ini. Biasanya, penderita diabetes usia dini diperlihatkan dengan adanya timbunan lemak pada daerah lipatan perutnya. Untuk keluhan tidak begitu terlihat, namun hanya ditandai dengan nafsu makan yang berlebihan dan kurang adanya control sehingga menyebabkan obesitas. Bila sudah terjadi obesitas, maka kadar gula dalam tubuh pun akan meningkat.

Sementara itu, penelitian di Amerika menunjukkan kenaikan yang sangat drastis terhadap penderita diabetes pada anak-anak dan remaja. Hal ini bukan hanya ancaman yang serius untuk penderita, namun juga untuk keluarga maupun dokter yang menanganinya.

Menurut hasil penelitian, diketahui bahwa terjadi peningkatan 31% untuk penderita diabetes pada anak-anak dan remaja di tahun 2009. Diabetes tipe 2 atau MODY ini lebih rentan terjadi pada anak-anak dan remaja yang memiliki pola hidup yang tidak sehat dan mengalami obesitas. Di kota-kota besar misalnya, anak-anak dan remaja lebih suka mengkonsumsi junk food dan minum softdrink daripada berolahraga jalan kaki, berenang, naik sepeda, atau jenis olahraga lain. Selain itu, kurangnya gerak juga memicu kegemukan yang pada akhirnya akan berujung pada diabetes.

Untuk hal makanan, asupan karbohidrat seperti tepung gandum dan gula dalam selain lemak jenuh juga memicu terjadinya gejala MODY. Tidak hanya itu saja, anak-anak yang kurang menyukai sayur dan buah-buahan juga sangat rentan terkena penyakit diabetes tipe 2. Untuk mencegahnya, anak-anak dan remaja dapat meningkatkan konsumsi akan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan beras merah serta menjaga pola hidup sehat dengan berolahraga.

 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments