Street Photography: Akber Pekanbaru Gelar Kelas di CFD

Pekanbaru – Akademi Berbagi (Akber) Pekanbaru kembali menggelar kelas ke 11 dengan tema “Street Photography“. Berbeda dengan beberapa kelas terdahulu, kelas kali ini digelar di area Car Free Day (CFD). Waktu pelaksanaannya juga dimulai lebih awal menyesuaikan dengan waktu CFD yang dibuka pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Minggu pagi (28/04) segerombolan muda-mudi Pekanbaru berkumpul dengan beralaskan tikar. Mereka membentuk lingkaran di atas trotoar persis di depan salah satu hotel yang berada di Jalan Diponegoro. Bukan untuk sekedar berkumpul, namun mereka ingin mendapatkan ilmu seputar dunia fotografi dari seorang pemateri yang expert di bidangnya.

Roni Azhar, inilah guru kelas Akber Pekanbaru ke 11 “Street Photography“. Beliau merupakan fotografer senior yang merupakan owner Empistudio.

Di awal kelas, Roni Azhar menyampaikan pentingnya memotret. Dengan memotret, akan membantu kita mengingat momen berharga dalam hidup kita. Street Photography sendiri merupakan teknik fotografi dimana pengambilan gambarnya dilakukan di jalanan.

Tidak ada persyaratan khusus dalam kelas yang langsung melakukan praktek lapangan ini. Peserta hanya diminta membawa kamera jenis apapun, minimal kamera handphone. Setelah menjelaskan mengenai street photography, guru kelas kali ini meminta peserta untuk menyiapkan kamera masing-masing.

Masing-masing peserta kelas dengan cermat mencari objek bidikan di area CFD. Moment polisi mnggelandang ABG yang melakukan pencurian tidak luput dari perhatian peserta kelas.

Tanya jawab seru pun mengalir dengan baik. Di akhir kelas Roni Azhar mereview serta memberikan tips dalam memotret, diantaranya:
1. Perhatikan elemen foto yang akan menunjang cerita foto tersebut.
2. Agar foto lebih fokus dan terkesan menarik, siasati dengan framing. Tidak perlu mencari sesuatu yang “wow” karena framing bisa didapatkan dari pagar, tiang atau bahkan pohon yang ada di sekitar objek foto.
3. Background. Siapa sangka background punya arti penting dari sebuah foto. Usahakan mencari backgroud foto yang sesuai dengan objek.
4. Lakukan. Sebaik apapun rencana bahkan background jika tidak diaplikasikan akan sia-sia. “Jepret” lah setiap moment yang menurut kita penting.
5. Balance / Seimbang. Seimbang tidak selalu harus 50:50. Seimbang lebih kepada bagaimana kita dapat menempatkan objek.

Di akhir sesi, guru Akber Kelas “Street Photography” kembali mengingatkan akan arti sebuah hasil jepretan. “Karena tidak ada moment yang bisa terulang persis sama, maka abadikanlah moment penting lewat foto”, tutupnya.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments