Sehatkah Anak Anda Menggunakan Produk Kecantikan?

Pekanbaru.co – Banyak remaja bahkan anak-anak yang mulai terpancing dengan berbagai jenis produk kecantikan yang kini tengah banyak beredar di pasaran luas. Dengan menawarkan berbagai kelebihannya, banyak produk kecantikan yang berhasil menarik simpati anak-anak maupun remaja yang sebenarnya belum waktunya untuk menggunakan produk tersebut.

Produk kecantikan dewasa dibuat khusus untuk kondisi kulit orang dewasa dengan segala problemnya, seperti kulit yang berminyak, jerawat, komedo, dan kulit kusam. Sementara kulit anak dan remaja masih sensitive sehingga akan terlalu berat apabila menerima paparan bahan kimia dari produk kecantikan dewasa. Terlebih lagi jika penggunaannya terlalu berlebihan, maka akan membuat kulit wajah menjadi kering dan teriritasi. Hal ini termasuk penyalahgunaan produk kecantikan yang sering kali menjadi problem untuk para wanita.

Awalnya, produk kecantikan digunakan untuk mengubah penampilan seseorang. Bahkan di masa lampau produk kecantikan digunakan untuk menunjukkan status social, jenis kelamin, melindungi kulit dari cahaya matahari, menutupi kulit keriput dan mempercantik pemakainya. Namun, bagaimana fungsi produk kecantikan jika salah digunakan?

Penyalahgunaan produk kecantikan akan menimbulkan masalah bagi kesehatan. Bahan kimia yang diserap oleh kulit sangat berkaitan erat dengan kemandulan, kanker, dan masalah serius pada hormone. Hal ini menunjukkan bahwa remaja yang mulai menggunakan produk kecantikan akan sangat rentan terhadap kerusakan kulit yang diakibatkan bahan kimia berbahaya.

Menurut penelitian di Inggris, remaja putri yang berusia 11 tahun sudah mulai menggunakan produk kecantikan. Bahkan, di Inggris juga terdapat salon kecantikan khusus anak-anak yang berumur 6 tahun. Di laporkan dari hasil uji laboratorium, anak gadis yang berumur 14-19 tahun telah terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya yang berasal dari produk kecantikan.

Oleh karena itu, sebaiknya anak-anak maupun remaja menggunakan produk kecantikan yang khusus untuk mereka, bukan menggunakan produk kecantikan dewasa yang membahayakan. Bagi yang biasanya mencuci muka setelah pulang dari sekolah, dr Eddy menyarankan untuk tidak terburu-buru melakukan hal tersebut.

Dr Edddy menjelaskan bahwa setelah kulit wajah terkena sinar matahari, maka kulit akan mengalami peradangan yang disebabkan oleh panas. Jika dalam keadaan radang, kulit yang disiram dengan air dingin akan mengakibatkan kulit menjadi ‘stres’. Stres tersebut terjadi sebagai akibat dari penyempitan pembuluh darah dan perubahan suhu yang mendadak. Untuk menghindarinya, disarankan untuk menunggu 10 menit atau lebih tepatnya menunggu kulit wajah untuk beradaptasi.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments