Kuota Internet Menguap Tanpa Sebab, Mengapa?

Sempat gaduh fenomena “sedot pulsa”. Berkurang karena suatu hal yang tidak diketahui pengguna, pulsa menyusut tanpa sebab. Kini – jika boleh disebut fenomena – ada kejadian yang tak berbeda jauh. Bukan pulsa yang tersedot melainkan kuota (internet). Mengapa itu bisa terjadi dan apa penyebabnya?

Saat ini, sejumlah operator seluler beramai-ramai tawarkan paket internet yang menggiurkan. Sediakan kuota data bergiga-giga dengan harga miring. Pelanggan memang diuntungkan. Mereka miliki sejumlah alternatif paket internet yang bisa disesuaikan dengan kantong. Plus, lemahnya regulasi kartu SIM prabayar menambah riuh tren ini. Tinggal beli kartu perdana, pakai, kuota habis, buang, dan beli perdana baru.

Sejumlah paket yang ditawarkan miliki sistem yang berbeda-beda. Ada yang full 24 jam, ada pula yang “dipecah-pecah” per periode jam-jam tertentu, dan ada pula yang dibendakan paketnya: internet reguler dan khusus download. Singkatnya, paket-paket ini seakan miliki dua wajah. Pertama, fleksibel sebab bisa disesuiakan dengan kebutuhan pelanggan. Kedua, cukup “membingungkan” konsumen. Sebab, bagi mereka yang tak peka, mungkin tak memperhatikan ketentuan dan syarat. Terlebih, satu operator mewajibkan switch on/off koneksi internet di jam tertentu agar paket (pulsa) internet reguler tidak “termakan”.

Ada sejumlah asumsi mengapa kuota internet menguap tanpa sebab. Apakah ini kesalahan operator? Belum tentu. Berarti ini kesalahan pengguna? Juga belum tentu. Lantas siapa yang salah?

Update otomatis

Pengguna komputer Windows pasti mengetahui jika OS ini memutakhirkan “diri” secara otomatis. Tidak ada jendela permisi yang bertanya, “bolehkah Windows lakukan update?”. Sehingga, fitur update otomatis harus dinonaktifkan jika kuota internet tidak ingin berkurang. Berkas update miliki “bobot” cukup “berat”. Bisa puluhan MB bisa pula ratusan MB. Namun, meski OS dimatikan update-nya disarankan untuk program anti-virus tetap dihidupkan fitur automatic update-nya.

Buka satu tab

Satu laman web miliki “bobot” tidak ringan. Banyak konten termuat mulai teks, foto, video, dan lainnya. Terkadang, laman web lakukan refresh dalam tempo tertentu. Khusus web yang memuat konten video, tak jarang otomatis dimainkan tanpa aksi klik play. Dengan demikian jangan membuka banyak tab. Buka seperlunya atau disarankan satu tab saja. Jika membuka lima tab dan aktivitas yang dilakukan di satu tab saja, empat tab lainnya akan memakan data percuma. Terlebih, jika memuat koten video dan lakukan refresh otomatis, data yang terkuras lumayan banyak.

Cermati ketentuan dan syarat

Di awal disinggung jika paket internet miliki aturan yang jelimet. Dipecah di jam-jam tertentu yang mana miliki sitem kuota yang berbeda. Satu paket internet operator misalnya, tawarkan 12GB per 30 hari dengan ketentuan 1GB dari jam 12.00 – 24.00 dan 11GB dari jam 24.00 – 12.00. Artinya, jika memakai internet jam 2 siang maka kuota termakan jatah 1GB bukan 11GB. Jangan abaikan aturan ini. Ada pula paket yang tawarkan kuota dowload. Tak ada yang salah dengan paket itu. Tapi ingat, jika kuota (download) habis, maka akan memakai kuota reguler atau bahkan pulsa reguler.

Rajin cek kuota

Ini wajib dilakukan untuk memastikan sisa kuota yang dimiliki. Ini juga bisa jadi pedoman untuk memetakan bagaimana ekosistem Anda tatkala beraktivitas menggunakan internet. Tips sederhana, jika Anda gunakan paket internet kuota 5GB sebulan, maka agar pas 30 hari, pastikan konsumsi data per harinya hanya 166MB. Cara lain, monitor dengan program sejenis counter yang bisa memantau lalu-lintas data. Software ini akan bisa memetakan konsumsi data internet harian, mingguan, dan bulanan.

Bagi pengguna Android ada opsi khusus di menu Setting – Data Usage yang bisa membatasi konsumsi data. Jika mancapai batas tertentu bisa di-setting untuk ingatkan pengguna. Pelanggan Tri dimanjakan dengan aplikasi BimaTri yang hadir di lintas perangkat. Hadirkan notifikasi dengan pengaturan yang bisa disesuaikan.

Pendek kata, kuota internet menguap bisa jadi tidak tanpa sebab. Ada alasan itu bisa terjadi. Sejumlah ulasan di atas hanya sekadar asumsi yang mungkin bisa jadi langkah antisipasi agar Anda tidak mengalami peristiwa serupa. Jika ingin main aman, pilih paket internet dengan sistem unlimited. Namun, apakah ada operator yang murni tawarkan paket itu? Alih-alih “tanpa batas”, speed bakal menurun jika “kuota” terpenuhi (FUP).

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments