Sinetron Plagiat, Kau Yang Berasal Dari Bintang Akan Dituntut?

Kau Yang Berasal Dari Bintang” baru-baru ini menjadi sinetron yang sangat gencar diperbincangkan. Sinetron yang dibintangi oleh Nikita Willy dan Morgan Oey ini dituding sebagai plagiat dari film korea yang berjudul “Man from the Star”. Pro kontra pun timbul sebagai tanggapan atas adaptasi sinetron ini.

Banyak masyarakat yang merasa sangat kecewa dengan hal ini, terlebih para penggemar film korea. Mereka merasa tidak terima dengan hadirnya sinetron “Kau Yang Berasal Dari Bintang” yang mirip dengan film “Man from the Star”. Terlebih lagi sinetron ini hadir dengan ratusan episode.

Namun berbeda halnya dengan fans setia Nikita Willy dan Morgan Oey. Mereka mendukung bahkan merasa tidak sabar untuk menonton film tersebut.

“Udah ditunggu banget tuh, keren pasti,” mention seorang penggemar Morgan Oey di twitter.

Sementara itu, fanbase resmi dari Nikita Willy mengeluarkan pernyataan bahwa sinetron “Kau Yang Berasal Dari Bintang” bukan plagiat dari film korea, karena hak produksi sudah membeli lisensinya agar dapat dibuat versi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan secara gamblang melalui twitter, yang diretweet oleh Nikita Willy.

“Tau X Factor, Indonesian Idol DLL ? Yap, itu acara yg SAMA PERSIS dibuat dgn yg diluar. Di beli license-nya untuk dibuat versi Indonesia. Sama hal nya dgn Sinetron terbaru NW yg dibuat versi Indonesia dari serial drama Korea disana.” (15/04/2014)

Sementara itu, Nikita Willy dan Morgan tetap gencar mempromosikan sinetron terbarunya yang mulai tayang Senin, 28 April 2014 kemarin pukul 19.00 WIB di RCTI.

Kau Yang Berasal Dari Bintang’ Mulai tayang Senin, 28 April 2014 pkl.19.00 WIB on RCTI,” promosi Nikita Willy di akun twitternya.

Walau demikian ini pengakuan pihak stasiun tv SBS sebagai penayang resmi drama “Man from the Star” di Korea. Melalui SBS Contents Hub, yang mana bertanggung jawab atas mengelola hak publikasi drama ‘Man from the Star’, mengungkapkan “Drama tersebut belum mendapatkan izin yang resmi untuk di tayangkan sebagai re-make. Hal ini bisa dikategorikan sebagai plagiarisme atau penjiplakan.”

SBS mengatakan, “Kami sekarang sedang dalam tahap pembicaraan dengan perusahaan pertelevisian Indonesia lain mengenai hak cipta dalam publikasi, tetapi drama ini sudah ditayangkan. Kami sedang dalam proses untuk mengambil tindakan dalam penuntutan terhadap drama tersebut.”

Nah bagaimana menurut Anda, ini plagiat atau apa namanya..? Silahkan berbagi di kolom komentar dibawah ini.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments