Update Software Windows XP Tersemat Virus, Jebakan Malware Hantui Pengguna

Dukungan keamanan Windows XP telah dihentikan. 14 tahun setia temani pengguna, 8 April 2014 lalu, Microsoft putuskan stop security update. Bagi pengguna yang telah migrasi ke OS terkini, maka tak jadi soal. Namun bagi yang belum lakukan itu, sejumlah “jebakan betmen” mengintai mereka.

Tahukah Anda jika 21% pengguna Windows XP tidak mengetahui jika mereka dihimbau untuk lakukan update? Jadi, seperlima pengguna Windows XP di seluruh dunia tidak mendapati informasi jika Microsoft telah hentikan dukungan keamanan.

Ini kemudian dimanfaatkan sejumlah pihak-pihak tak bertanggung jawab guna mencari keuntungan. Di jagat maya, bertebaran sejumlah tautan yang berikan informasi update software Windows XP. Alih-alih lakukan pembaruan piranti lunak, pengguna justru dieksploitasi oleh penyebar tautan.

Sejumlah link “nakal” itu dijumpai di situs berbagi video Youtube. Namanya juga tautan jebakan, bagi mereka yang menkliknya maka akan dihantarkan ke laman lain yang “tak nyambung”. Beruntung jika pengguna hanya jadi korban scam. Mungkin hanya akan digiring ke situs yang tampilkan iklan atau survei online. Namun bilamana Malware atau virus yang mengancam?

Pengguna dihimbau untuk tidak tergiur jika menjumpai sejumlah tautan yang berikan tawaran update software Windows XP. Bukan tak mungkin jika aksi klik dilakukan Malware bisa terunduh dan menginfeksi komputer.

Update yang dimaksud sejatinya adalah update sistem operasi. Microsoft anjurkan pengguna beralih ke Windows 7 atau Windows 8, dan Windows 8.1. User Windows XP sendiri masih cukup besar dengan sebaran 27,69% yang terkonsentrasi di sejumlah wilayah Asia.

Di Korea Selatan, 18% komputer masih jalankan OS itu. Di China hampir 60% PC masih “bernyawa” Windows XP. Sedangkan di Korea Utara, Windows XP masih dipuja 60,44% dari total pengguna PC.

Jika selang sepekan saja pengguna Windows XP sudah dihantui “jebakan Malware” bisa jadi di kedepannya nanti serangan keamanan bakal lebih dahsyat lagi. Jadi, pengguna mau tak mau memang harus dan wajib migrasi ke OS yang lebih terkini bila tak ingin “terancam”.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments