Alur Cerita Manga Komik Naruto 672: The Night Moth

Cerita komik Naruto 672 dengan judul The Night Moth atau Ngengat Malam telah terbit. Sambungan cerita Naruto 671: Rikudou Sennin dan Naruto.

Pada cerita Ngengat Malam ini Guy mempertaruhkan nyawanya. Serangan demi serangan, jurus demi jurus telah di keluarkan Guy dan membuat Rikudou Madara kewalahan menerima serangan bertubi-tubi dari Guy.

Kemudian Guy mempersiapkan serangan jurus terakhir, “Dilihat dari titik tekanan pada jantungmu, selanjutnya adalah serangan terakhirmu,” tebak Madara.

Sementara itu di dua tempat yang berbeda, Naruto dan Sasuke kembali sadarkan diri secara bersamaan. Terlihat pada telapak tangan kiri Sasuke gambar seperti bulan sabit, sedangkan pada telapak tangan kanan Naruto ada gambar lingkaran seperti bulan purnama. Dengan penuh semangat, mereka bilang “Ayo”.

Guy memancarkan aura yang tak biasa, “Kuda-kuda itu bukan Gajah Senja,” ujar Lee, “Maksudmu dia masih punya serangan yang lebih hebat darin itu?” tanya Gara.

Kemudian Kakashi berujar, seperti yang ayahnya bilang, Guy bukanlah anak sembarangan, “Kakashi jangan lengah, meski kau sudah masuk akademi, bocah itu akan lebih kuat darimu,” Kakashi terbayang masa-masa dirinya baru masuk Akademi Ninja.

Melihat jurus demi jurus yang dikeluarkan Guy, Kakashi menggumam “Seperti yang ayahku katakan,” katanya sambil menahan pancaran kekuatan Guy.

“Chakra ini kuakui, selama ini belum pernah aku melawan orang yang sehebat dirimu,” ungkap Rikudou Madara kepada Guy dalam pertarungan yang sengit itu.

“Ryu!!!” teriak Guy, pancaran energi di sekeliling tubuhnya semakin besar, hal tersebut membuat Madara terkejut, “Capat, dia memutar balikkan udara??” kata Madara terheran-heran.

“Night Moth!!!” teriak Guy melancarkan jurus mematikan yang merupakan bagian terakhir jurus maut mulik Guy yang ia pelajari selama ini. Tendangan mematikan itu tepat mengenai Madara dan membuatnya muntah darah, terdorong sangat jauh kebelakang.

3 Tulang rusuk Rikudou Madara patah berantakan, namun tulang kaki Guy yang melakukan tendangan itu juga patah tak beraturan. Orang-orang yang berada disekitar petermpuran itu pun terpental.

Lanjutkan serangannya, Guy pun menendang Pohon Dewa. “Ini tenik terakhir Guru Guy, apa yang akan terjadi padanya?” tanya Kakashi.

Disisi lain nampak Rikudou Madara terluka parah namun masih bisa bernafas, sementara itu Guy terkapar lemas setelah mengeluarkan jurus-jurus pamungkasnya.

Sambil terengah-engah, Madara tertawa dan memaki “Hahahaha, kau hampir membunuhku, brengsek!” ujarnya kepada Guy, detak jantung Guy semakin mengecil, apakah Guy akan benar-benar tewas pada pertempuran kali ini?

“Ini adalah situasi yang cukup genting, tapi aku senang dan sebagai ucapan terimakasih sebelum kau menjadi abu, aku akan membunuhmu…!!” ujar Madara sambil melayangkan 1 bola hitam kearah Guy.

Bola hitam berkekuatan besar dan berbahaya itu melesat cepat menuju jantung Guy, apa yang terjadi??

Sekelabat bayangan muncul tepat di depan Guy dan menendang bola hitam beracun itu kembali ke arah Madara. Tentu saja hal tersebut langsung membuat Madara terkejut, “Dia menendang Gudoudama..?” tak percaya namun nyata, hampir saja bola hitam itu mengenai Madara kalau dia tidak mengelak.

Sosok yang menendang bola hitam itu kemudian menghampiri Guy dan menempelkan telapak tangan kanannya di dada Guy tepat dimana jantung berada.

Pof, perlahan jantung Guy kembali berdetak, “Naruto” teriak Madara, “Sekarang kau sudah agak berbeda,” ujarnya sambil bergumam “Obito Sialan…”

“Ya, aku cukup kaget juga, sekarang aku merasa seperti dapat mengubah segalanya,” NARUTO TELAH KEMBALI!!!!

Nantikan sambungan cerita Naruto 672 selanjutnya pada chapter Naruto 673. Jangan lupa beli komik Naruto di toko buku terdekat di kota Anda.***

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments