“Ada Apa di Pekanbaru” Menjadi Ajang Kumpul Komunitas Terheboh

Digelarnya Ada Apa di Pekanbaru yang diorganisir oleh Pekanwak, menjadi sejarah baru ajang bertemu serta mengakrabkan antar komunitas di Pekanbaru.

Acara yang digelar Ahad (23/2) lalu ini mengambil tempat di salah satu landmark kota Pekanbaru yaitu Pustaka Soeman HS. Setidaknya acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB ini berhasil mengumpulkan 12 komunitas terkemuka di kota Bertuah.

Panji Pragiwaksono usai Seminar Digital Media dan Komunitas

Panji Pragiwaksono usai Seminar Digital Media dan Komunitas

Masing-masing komunitas diberi kebebasan untuk menampilkan suguhan andalan. Beberapa diantara komunitas yang hadir langsung turun ke tengah-tengah penonton yang memadati pelataran perpustakaan megah tersebut.

Sebut saja, StandupIndoPKU yang didapuk memandu acara untuk outdoor area. Totalitas benar-benar disuguhkan oleh komunitas ini. Tidak heran penonton pun terpingkal-pingkal ulah duo kocak dari Standup Indo PKU tersebut.

Shinwa Cosplay juga menyedot banyak perhatian pengunjung. Sejak dari ruangan makeup, pengunjung pustaka yang sebagian terdiri dari anak-anak sudah banyak mengerubuti mereka.

Terang saja penampilan komunitas yang satu ini sedikit berbeda dari yang lainnya. Aneka kostum serta karakter mereka mainkan dan ini menjadi pemandangan langka di perpustakaan.

Ada Apa di Pekanbaru memang dipersiapkan menjadi agenda kumpul komunitas. “Pekanbaru memiliki banyak sekali komunitas besar dan kita harapkan dengan adanya acara ini hingga kedepannya, teman-teman komunitas bersatu untuk memberikan hal postif bagi kota Pekanbaru, bukan malah saling sikut untuk menaikkan komunitasnya”, ujar Hesti Wulandari yang merupakan ketua pelaksana.

Ajang kumpul komunitas ini juga sekaligus dijadikan ajang perkenalan komunitas-komunitas yang ada kepada pengunjung.

Riau Rhythm Chambers Indonesia menjadi musisi penutup acara ini. Penampilan apik musik khas Riau ini juga disaksikan langsung oleh Panji Pragiwaksono seusai mengisi seminar “Digital Media dan Komunitas”.

Penampilan RRCI ini tentu saja mendapat sambutan positif dari Panji. Sepanjang 4 nomor yang dimainkan oleh RRCI, penonton dibuat terpukau. Terang saja selepas penampilan nomor terakhir, Panji Pragiwaksono, buru-buru ingin bersalaman dengan teman-teman musisi asli Riau ini. Kesempatan ini juga dipergunakannya untuk menyampaikan kekagumannya. “Riau Rhythm kereeen”, ujarnya.

Keberagaman komunitas di Pekanbaru justru memberikan spirit yang berbeda serta warna yang beraneka untuk masyarakat kota Pekanbaru terutama kaum muda yang dinamis di kota yang bersiap menjadi kota metropolitan ini.

Pekanwak dan teman-teman komunitas Pekanbaru berharap acara ini bisa menjadi acara rutin di kota Bertuah sehingga tercipta kekompakan, ide serta kreatifitas baru bagi masyarakat kota Bertuah terutama teman-teman komunitas. ***

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments