Harga Mobil Murah Tak Lagi Murah

Jakarta – Trend mobil murah beberapa waktu lalu sempat membuat para kolektor mobil gila-gilaan memesan barang mewah tersebut. Namun siapa sangka, mobil yang sempat menjadi angin segar bagi kalangan ekonomi kelas bawah dan menengah tersebut kini bakal merubah statusnya, mobil murah yang tak lagi murah.

Nah, bagi Anda yang ingin membeli mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) segera pesan dan pastikan transaksi. Pasalnya, label “murah” pada produk ini segera sirna menyusul rencana untuk menaikkan harga yang sedang dipersiapkan pemerintah dan APM.

Harga Mobil Murah Tak Lagi Murah

Harga dasar yang ditentukan oleh pemerintah Rp 95 juta off the road, ternyata menurut 3 APM yang memasarkan, yaitu Toyota, Daihatsu dan Suzuki, sudah teriak karena nilai tukar rupiah yang semakin loyo terhadap dollar AS.

Sementara untuk memproduksinya, bahan baku diimpor dan harus dibayar dengan dollar. Begitu kurs sedikit bergerak, keuntungan produsen langsung menciut.

“Saat ini mereka (Toyota, Daihatsu, Suzuki) jual rugi. Semua sudah berteriak. Jadi, waktu beli LCGC yang tepat, ya sekarang!” jelas Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian di Kantor Pusat Kemenperin, Jakarta Selatan, kemarin (23/12/2013).

“Januari nanti saya konsultasi dengan beberapa ekonom nasional menilai kondisi ini. Hitungan meleset karena dollar AS terus menguat,” lanjut Budi.

Sebelumnya, program dari pemerintah yang dimotori Kementrian Perindustrian tersebut tetap melenggang tanpa banyak halangan berarti.

Suara-suara penolakan yang sebelumnya terdengar lantang kini solah tenggelam ditelan antusias masyarakat terhadap mobil ini yang bahkan jauh lebih besar lagi.

Produk-produk LCGC atau KBH2 yang dihadirkan oleh masing-masing produsen bahkan laku keras bak kacang goreng. Penjualan mobil murah dari group Astra, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang bisa dikatakan menjadi pelopor LCGC misalnya, telah melampaui kapasitas produksinya yang dipatok sebanyak 30.000 unit di tahun 2013.

Honda yang menuyusul kemudian di segmen LCGC dengan Brio Satya-nya pun mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

Dikutip dari laman rajamobil.com, Honda Brio Satya hingga saat ini telah terjual sebanyak 3.431 dan mampu memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap total penjualan Honda khususnya di bulan November 2013.***

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments