3 Jenis Makanan yang Menyebabkan Anda Mengantuk

Pekanbaru.co — Makanan tertentu yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kantuk. Apa saja makanan tersebut, berikut ini diantaranya:

  1. Karbohidrat sederhana
    Beberapa contohnya adalah Pati (pasta, nasi, roti, keripik kentang, tepung tortilla), gula, atau makanan tinggi gula (cookies, permen, dan kue) memiliki kebutuhan rasio pernapasan lebih tinggi dari protein dan lemak sehat.

    Makanan yang memiliki kebutuhan rasio pernapasan lebih tinggi akan mengubah oksigen dalam pernapasan menjadi karbon dioksida dengan cepat. Karbon dioksida adalah zat yang keluar dari paru-paru ketika Anda menghembuskan napas.

    Memiliki kadar karbon dioksida yang tinggi dalam tubuh membuat Anda merasa lemah dan lelah. Karbohidrat sederhana membutuhkan rasio pernapasan yang lebih tinggi ketika dicerna sehingga membuat Anda merasa kurang berenergi, lemah, dan lelah.

  2. Makanan tinggi sodium
    Makanan yang mengandung kadar garam tinggi atau lambat dicerna berpotensi meningkatkan retensi air dalam tubuh, membuat susah bernapas.

    Penyebab Anda Mengantuk

    Mengantuk

    Sodium adalah senyawa elektrolit dalam tubuh yang menarik air. Memiliki terlalu banyak sodium dalam tubuh menyebabkan air berada di tempat-tempat yang tidak eharusnya seperti di aliran darah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, atau berada di jaringan interstitial paru-paru Anda.

    Sekali lagi kondisi ini menyebabkan kesulitan bernapas , lelah, dan merasa lemah karena kelebihan berat air dalam tubuh.

  3. Makanan berkarbonasi
    Minuman bersoda dan permen karet menyebabkan perut Anda memiliki banyak udara, yang dapat menyebabkan merasa penuh. Memiliki perut yang penuh akan mendorong diafragma Anda, otot utama yang membantu pernapasan paru-paru secara efisien.

    Pada saat yang sama, Anda membutuhkan lebih banyak oksigen untuk mencerna makanan yang lebih besar. Mengunyah permen karet menyebabkan Anda menelan udara dan minuman bersoda mengandung banyak udara dalam gelembung yang mengisi perut Anda sehingga menyebabkan perut Anda mendorong diafragma.

    Untuk merasa berenergi, makan makanan kecil serta menghindari perut terlalu penuh adalah salah satu kunci. Atur pola makan sehat dan mengonsumsi makanan seperti protein pada dada ayam dan lemak sehat dalam kacang-kacangan, serta karbohidrat kompleks seperti sayuran. Juga jauhi gula, garam, minuman berkarbonasi, dan permen karet secara berlebih.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments