Twitter Akan Punya Fitur ‘edit tweet’ Mirip Facebook

Pekanbaru.co — Bagi Anda para pengguna jejaring social twitter, kembali akan dimanjakan dengan layanan baru yang sedang dipersiapkan perusahaan jejaring social papan atas dunia tersebut.

Twitter dikabarkan sedang menyiapkan fitur “edit tweet” yang bisa berlaku dalam jangka waktu terbatas setelah pengguna menulis cuitan.

Menurut seorang pegawai anonim dari layanan mikroblogging kepada The Desk, fitur edit ini hanya mengizinkan pengguna untuk membuat perubahan kecil seperti mengoreksi kesalahan ketik.

Pengguna juga hanya dapat mengedit satu kali per tweet dan semua perubahan akan terjadi pada tulisan yang telah di-retweet lewat tombol “retweet”.

Twitter Jadi Tempat Kerja Terbaik

Laman Digital Spy melaporkan, Twitter merumuskan algoritma untuk mencegah pengguna merombak total tweet yang dibuatnya.

Sayangnya, belum ada kepastian kapan fitur edit tweet ini diperkenalkan. Kabar mengenai fitur edit Tweet ini mencuat tak lama setelah situs berlogo burung biru itu membatalkan kebijakan baru soal pemblokiran akun.

Pembatalan dilakukan menyusul protes banyak pengguna karena akun yang diblokir masih bisa membaca tweet mereka.
Sebelumnya, jejaring berlogo burung ini sukses menggeser popularitas jejaring facebook yang sebelumnya sempat menjadi jejaring populer di tingkat dunia.

Kesuksesan tersebut kian terasa setelah baru-baru ini twitter disebut menjadi tempat bekerja terbaik untuk bidang teknologi pada 2014.

Survei Glassdoor menyatakan, tahun ini Twitter meraih posisi teratas untuk mereka yang bekerja berkaitan dengan dunia teknologi.

Situs Glassdoor merupakan sebuah website yang fokus pada bidang pengembangan karier. Tahun lalu menurut survei Glassdoor, situs jejaring Facebook yang meraih tempat teratas.

Kini Facebook harus berbesar hati, terlempar ke posisi ketiga. Sementara posisi kedua ditempati oleh LinkedIn.

Sementara menurut hasil survei, Twitter juga menempati posisi kedua sebagai perusahaan dengan karyawan lebih dari seribu orang. Sementara tempat pertama diisi oleh Bain&Co. Yaitu, perusahaan konsultan manajemen global milik AS.

CEO Glassdoor Robert Hohman menjelaskan bahwa Twitter mencapai puncak daftar perusahaan terbaik setelah para karyawannya menuliskan kekaguman mereka terhadap budaya kerja perusahaan.

Menurut mereka, CEO Twitter Dick Costolo banyak fokus pada pelatihan manajer yang baik di perusahaan. “Para karyawan (Twitter) sadar pekerjaan mereka memiliki dampak global, dan Dick benar-benar menerapkan cara kerja yang unik di sana,” ujar Hohman.***

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments