Witama School Jadi Pionir Penerapan e-Money Bank Mandiri

Pekanbaru – Witama School secara resmi menerapkan penggunaan e-Money Bank Mandiri untuk mendukung proses pendidikan. Sekolah yang beralamat di Jalan Tanjung Datuk  No. 339 Pekanbaru tersebut menjadi institusi pendidikan pertama yang menggunakan layanan terbaru perbankan ini di seantero Tanah Air.

Live demo penggunaan e-Money.| Dok. Pekanbaru.Co

Live demo penggunaan e-Money.| Dok. Pekanbaru.Co

“Witama School menjadi pilihan kami dalam mencoba layanan ini (e-Money, red) di dunia pendidikan. Kami yakin, hadirnya mode pembayaran praktis tersebut dapat mempermudah siswa dan meningkatkan kualitas anak didik,” papar Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero) Wilayah Pekanbaru Sudirman Atas, Jan Winston Tambunan saat memberi sambutan dalam Gathering & Sosialisasi e-Money Sekolah Witama di Hotel Premiere Pekanbaru, Senin (25/11/2013).

e-Money merupakan produk terbaru Bank Mandiri yang ditujukan guna menyederhanakan transaksi tanpa uang tunai. Dengan layanan ini, konsumen dapat membayar belanjaan, biaya masuk tol, parkir, hingga jajan di tempat-tempat tertentu secara mudah. Pasalnya, saldo tersimpan di dalam chip, sehingga tidak diperlukan tanda tangan maupun PIN saat bertransaksi.

“Sangat sederhana dan tidak repot. Dengan Mandiri e-Money, pengguna tidak perlu lagi mempersiapkan uang receh ke mana-mana ,” lanjut Jan.

Sebagai pengganti uang tunai, e-Money memang dilengkapi sejumlah fitur menarik. Selain saldo yang tersimpan di dalam chip, proses isi ulang (top up) juga bisa dilakukan dengan mudah di berbagai ATM Mandiri bertanda e-Money, kartu debit berlogo ATM Bersama, Kantor Cabang Bank Mandiri hingga sejumlah merchant yang bisa diakses di mana-mana.

Manajemen Witama School begitu antusias atas kehormatan sebagai sekolah pertama yang dipercaya untuk menggunakan e-Money. Wakil Direktur Witama School National Plus, Yudi Suseno menyebutkan, ini merupakan langkah maju bagi sekolah tersebut dalam meningkatkan kenyamanan anak didik, sekaligus memacu kualitas.

“Kita menjadi sekolah pertama di Indonesia yang menerapkan e-Money, ini sangat menarik. Dengan adanya layanan ini, orangtua bisa memantau uang yang digunakan anak-anak untuk jajan. Yang pasti, siswa tidak perlu lagi membawa uang tunai. Saya sangat khawatir dengan uang recehan, terutama untuk kesehatan siswa,” ujar Yudi saat berbincang dengan Pekanbaru.Co, di sela acara. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments