2017 Nanti PLN Akan Ekspor Listrik ke Malaysia

Meskipun persoalan listrik masih menjadi persoalan klasik dalam negeri di beberapa kawasan di Indonesia saat ini, namun pihak PLN mengaku optimis mampu melakukan ekspor listrik ke negeri jiran Malaysia pada tahun 2017 mendatang.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) merencanaka akan mengekspor listrik ke Malaysia tahun 2017 dengan daya sedikitnya 600 megawatt (MW).

Direktur Utama PLN Nur Pamudji menjelaskan listrik yang akan diekspor ke Malaysia berasal dari pembangkit listrik yang akan dibangun di Sumatera Utara.

Rencananya aliran listrik tersebut menggunakan kabel bawah laut sepanjang 60 kilometer. “PLN akan hubungkan Dumai dengan Kota Malaka dengan kabel bawah laut,” ujar Nur Pamudji di kantor pusat PLN, Jumat (22/11/2013).

Selanjutnya Nur menjelaskan pembangkit listrik dari Riau juga akan diekspor ke Semenanjung Malaka. Rencana untuk ekspor listrik ke Malaysia tersebut masih dalam tahap proses desain, karena melibatkan tiga instansi terkait.

“Jadi PLN bekerjasama dengan PT Tambang Batubara Bukit Asam, dan Tenaga Nasional Berhad (TNB/perusahaan listrik Malaysia) membangun pembangkit listrik dan kabel bawah laut,” ungkap Nur.

Sedangkan untuk investasi membangun pembangkit listrik 1.500 mw dibutuhkan 1,5 juta dollar AS per MW. “Pembagian anggarannya beda-beda, ada yang lebih besar dan kecil,” jelas Nur.

PLN Bersih No Suap

Akankah rencana PLN tersebut berjalan mulus? Sebagaimana diketahui, bahwa saat ini daerah di Riau merupakan salah satu kawasan dengan tingkat pemadaman listrik terparah. Pemadaman dilakukan secara rutin dengan durasi waktu antara 2 jam, bahkan terkadang bisa mencapai 6 jam.

Seperti pada Rabu (30/10/2013), PLN kembali melakukan pemadaman di beberapa wilayah di Pekanbaru. Akibatnya sejumlah warga mengaku kembali kecewa akibat pemadaman ini.

“Kok mati lagi, padahal kemarin beberapa hari terakhir ini sudah tidak ada mati-mati lagi,” ujar Rian warga Sukajadi, Pekanbaru.

Menurut Rian, lampu padam di rumahnya di Jalan Kemuning mulai pukul 9.00 wib pagi, durasi pemadaman ini lebih dari 2 jam lamanya. Pemadaman juga terjadi dibeberapa titik di Jalan Sudirman.

“Katanya kemarin itu kekurangan debit air, sekarang sudah hujan, kenapa kok ada mati lagi, mau siksa rakyat lagi ya PLN nya,” ujar Rian.

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments