Jika Penerbangan Delay Penumpang Untung, Mau Tahu?

Pekanbaru – Penundaan keberangkatan (delay) penerbangan sudah pasti akan membuat penumpang pesawat tersebut mengalami kerugian waktu dan materi. Namun, pihak maskapai sebenarnya telah diatur melalui regulasi khusus guna menjamin hak penumpang, termasuk ganti rugi atas penundaan keberangkatan tersebut. Apa saja itu?

Pesawat delay“Seperti termaktub dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 tahun 2011 yang melengkapi Permenhub Nomor 25 tahun 2008 dijelaskan, jika delay terjadi selama 30 menit hingga 90 menit, maka maskapai tersebut wajib memberikan makanan dan minuman ringan. Refreshment ini biasanya berbentuk meal dengan segelas air putih,” tutur Praktisi Penerbangan Nasional, Agung Cahya di kelas Akademi Berbagai (Akber) Pekanbaru, Sabtu (23/11).

Jika penundaan 180 menit, lanjut dia, maka Airlines diwajibkan menyediakan minuman, makanan ringan, makan siang atau makan malam. Bahkan, jika perpindahan keberangkatan ke penerbangan atau perusahaan penerbangan berjadwal lainnya, maka penumpang berhak atas fasilitas akomodasi hingga dapat diangkut pada penerbangan di hari berikutnya.

Dalam kasus lain, jika delay melebihi 4 jam maka setiap penumpang berhak atas ganti rugi sebesar Rp 300 ribu. Maskapai juga mendapat pilihan dengan menawarkan tempat tujuan lain terdekat (rerouting), namun tetap diwajibkan membayar 50% atau Rp 150 ribu per penumpang. Selain itu, maskapai juga wajib menyediakan transportasi lain sampai tempat tujuan apabila tidak ada moda transportasi lain selain angkutan udara.

“Penumpang akan dialihkan ke penerbangan berikutnya atau penerbangan airline lain. Penumpang dibebaskan dari biaya tambahan, bahkan saat harus naik kelas. Tapi jika yang terjadi adalah penurunan kelas, selisih harga tiket harus dibayarkan oleh maskapai yang bersangkutan,” paparnya.

“Sayangnya hak-hak penumpang kurang diedukasi sehingga banyak penumpang yang tidak tahu dengan hak mereka. Padahal, saat delay terjadi justru maskapai banyak yang hanya diam jika penumpang tidak bertanya,” tambahnya. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments