Mengapa Suzuki Memilih Karimun?

Pekanbaru- Berbeda dengan kompetitor yang meluncurkan produk baru, Suzuki lebih memilih Karimun yang sudah malang melintang di pasar otomotif nasional. Hal ini bukan tanpa sebab karena eksistensi Karimun di Tanah Air telah terbukti.

Branch Manager PT Buanamobil Sentral Trada Arief Perwira Kesuma mengungkapkan, bukan tanpa alasan Suzuki memilih nama Karimun dan Wagon R sebagai Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2) andalannya.

Hal ini merupakan refleksi reputasi keberhasilan Karimun dan Wagon R dan juga dilatarbelakangi oleh keberhasilan produk Karimun ‘merebut’ pasar otomotif Indonesia di kelas city car dan juga keberhasilan produk Wagon R di manca negara khususnya Jepang.

“Terbukti, sejak Karimun diluncurkan 9 September 1999 atau 8 tahun silam hingga 2006, Karimun tercatat memimpin pasar dikelasnya. Kemudian kami kembangkan lagi lewat Karimun Estilo (4 silinder) mulai 2007 hingga 2009. Tahun 2010 hingga 2012, kembali kami pasarkan Karimun New Estilo (3 silinder). Semua itu melanjutkan kesuksesan yang telah diraih Karimun di kelasnya,” tutur Arief kepada Pekanbaru.co, Rabu (13/11/2913).

Karimun Wagon R (tampak belakang)

Selain itu, lanjut Arief, pemiliihan Karimun Wagon R berdasarkan kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan mobil dengan kabin luas untuk berbagai keperluan, bahan bakar yang efisien, ke-multifungsian serta harga terjangkau. Karena sesungguhnya konsep yang diusung oleh Karimun Wagon R adalah MPV. Wagon R juga memiliki ground clearence yang tinggi sehingga relatif aman menerobos genangan air yang tinggi.

“Bila ditotal dari tahun 1999 hingga 2013, penjualan Karimun di Tanah Air mencapai 48.619 unit. Sementara Wagon R sejak peluncuran tahun 1993 hingga 2013 di Jepang, mencapai 4 juta unit. Popularitas Wagon R juga sampai di Eropa, India dan Cina sehingga total penjualan secara global bila diakumulasikan mencapai 6,4 juta unit,” pungkasnya.***(Sukma)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments