Market Share Naik, Honda Kuasai Pasar Sepeda Motor di Riau

Pekanbaru- Tak lama lagi kita akan meninggalkan tahun 2013. PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) sebagai main dealer Honda wilayah Riau tengah bersiap untuk tutup buku penjualan.

Hasil wawancara Pekanbaru.co baru-baru ini dengan Sales Departement Head PT Capella Dinamik Nusantara(CDN) Sei Ceng SE terungkap, target penjualan Honda di Riau hingga akhir tahun mengalami penurun 11 persen bila dibandingkan tahun lalu.

Namun, bila dibandingkan penurunan yang dialami penjualan sepeda motor di Riau sebesar 15 persen, performance Honda masih masuk dalam kategori baik karena hanya mengalami penurunan sebesar 7 persen.

“Kita akui mengalami penurunan. Namun dari sisi market share, kita menguasai lebih dari separuh atau tepatnya sebesar 65 persen. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6 persen bila dibandingkan tahun lalu sebesar 59 persen,” akunya.

Secara total hingga akhir tahun, lanjut Sie Ceng, penjualan Honda akan mencapai angka 120 ribuan unit di Riau. Bahkan di salah satu daerah kabupaten yakni Tembilahan, Honda terlalu perkasa dengan menguasai market share sebesar 91 persen.

Kontribusi BeAT sangat signifikan untuk penjualan varian Honda di Riau. Tercatat, BeAT mampu menyumbangkan penjualan sebesar 34 persen dan angka ini naik dibanding tahun 2012 yang kala itu mencatatkan angka 31 persen.

Ini disusul penjualan Honda Supra. Tahun ini naik sebesar 15 persen dibanding tahun lalu diangka 13 persen. Lalu diikuti Honda Revo yang menyumbang 11 persen yang mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebesar 15 persen. Tempat selanjutnya Vario Techno diangka 11 persen dan penyumbang berikutnya Honda Blade 4 persen yang mengalami kenaikan 1 persen bila dibandingkan tahun lalu.

Sementara berdasarkan varian, tambah Sie Ceng, motor matik atau tanpa gigi masih jawara dengan menguasai 49 persen penjualan Honda. Angka ini naik dibanding 2012 yang hanya tercatat diangka 48 persen. Dibelakangnya diikuti motor bebek atau cub dengan penguasaan 34 persen. Angka ini mengalami penurunan bila dibanding tahun lalu yang mencatatkan angka 38 persen. Sementara varian sport tahun ini mengalami kenaikan meski cukup tipis dari 14 persen ke 16 persen.

“Meski angka cub mengalami penurunan, namun ini tetap menjadi perhatian kami. Untuk tahun depan, tipe sport volumenya kami perkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan karena Honda mulai bermain di segmen ini. Sementara untuk distribusi, dua tipe diatas selalu ready stok. Hanya saja, peminat Honda Scoopy harus melakukan pemesanan karena permintaan terus mengalami tren kenaikan,” demikian Sie Ceng.***(Sukma)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments