Sertifikasi Rampung, Suzuki Optimis Karimun Wagon R Kuasai Pasar

Jakarta – PT Suzuki Indosales Mobil (SIS) kini mulai bernapas lega setelah proses sertifikasi untuk produk Karimun Wagon R di kelas low cost green car/mobil murah ramah lingkungan (LCGC) selesai. Kini Suzuki siap menghadapi kompetitor mereka seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Brio Satya di pentas otomotif nasional.

Interior Suzuki Karimun Wagon R“Sekarang kita sudah siap jualan Wagon R, ekspektasi kita produk ini bakalan berhasil,” tutur 4W Sales Director PT SIS, Endro Nugroho.

Sertifikasi yang awalnya sempat membuat peluncuran Karimun Wagon R tertunda akhirnya selesai pada 4 November lalu. PT SIS Sendiri baru menerima kabar baik ini pada 6 November lantaran terhalang hari libur.

“Karena Senin Libur, kami baru terima tanggal 6. Kita siap mulai jualan LCGC,” lanjut dia.

Optimisme Suzuki akan keberhasilan Karimun Wagon R memang bukan tanpa alasan. Produk yang kemudian dibagi ke dalam tipe GX, Gl dan juga GA ini dipasangkan dengan mesin generasi terbaru K10B, DOHC yang ringan dan kuat.

Sejumlah teknologi terkini pun juga melengkapi produk ini. Sebut saja, multi point injection dan sistem gerak roda depan (front wheel drive/FWD) yang mampu memaksimalkan kemampuan mesin berkapasitas 1.000 cc tersebut.

Dapur pacu Karimun Wagon R juga tak bisa dianggap enteng. Meski berada dalam kelompok LCGC, mesin yang dipasangkan masih memiliki 12 valve 3 silinder bertenaga 68 PS dan torsi 90 Nm. Kenyamanan berkendara menjadi maksimal dengan sistem 5 percepatan.

Karena mengarah ke pasar menengah ke bawah, Suzuki benar-benar meminimalkan biaya dan kebutuhan perawatan bagi konsumen Karimun Wagon R. Dengan penggunaan belt berbahan metal pengganti bahan karet yang sebelumnya banyak dipasangkan kini pengguna tak perlu khawatir sering-sering mengganti bagian ini. Selain itu, adanya Manifold berbahan plastik juga dinilai efektif dalam meminimalkan penguapan bahan bakar dari mesin. Karena berbahan plastik, bobotnya pun juga terbilang ringan. Efisiensi bahan bakar pun bisa diwujudkan. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments