59 Jamu Mengandung Bahan Kimia Obat Berbahaya Beredar Luas

Share:
Advertisement

Jakarta- Himbauan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi obat berbahaya terus digaungkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Himbauan ini terkhusus kepada kita yang sering mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit atau parasetamol.

Pasalnya BP POM baru-baru ini menemukan 59 jenis jamu atau obat tradisional yang dicampur dengan bahan kimia obat berbahaya. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) BPOM Hayatie Amal di Jakarta hari ini.

Saat ini ada sekitar 59 jenis jamu atau obat tradisoonal yang mengandung bahan kimia obat berbahaya yang ditemukan dari hasil pengawasan rutin di lapangan sepanjang satu tahun kebelakang.

Dua dari item obat tradisional ini memiliki nomor registrasi BPOM sementara lebihnya tidak terdaftar atau memiliki nomor registrasi fiktif.

Penemuan di lapangan, obat tradisional penghilang sakit dan rematik, pada umumnya dicampur dengan bahan parasetamol dan juga fenilbutason. Zat sildenafil umumnya digunakan untuk campuran obat penambah stamina.

Campuran yang digunakan pada obat tradisional ini memiliki efek samping. Seperti Fenilbutason jika digunakan sembarangan akan menyebakna ruam, muntah, pendarahan pada lambung bahkan efek yang sangat berbahaya adalah dapat menyebabkan gagal ginjal. Sementara penggunaan paracetamol dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan hati.

Pengawasan dari pihak-pihak terkait sehubungan dengan banyaknya beredar obat tradisional dengan bahan kimia obat berbahaya lainnya harus menjadi perhatian utama. Memilih obat sesuai resep dokter akan lebih baik dibandingkan dengan obat yang beredar bebas di pasaran.***

Berita Lainnya

Kirim Komentar