UMK 2014 Kota Pekanbaru Diprediksi Rp 1,7 Juta

Pekanbaru – Survey yang dilakukan Dewan Pengupahan ke sejumlah pasar terhadap kisaran Kebutuhan Hidup Layak (KLH) Kota Pekanbaru akhirnya mulai menunjukkan berapa prediksi angka Upah Minimum Kota (UMK) Ibukota Provinsi Riau tersebut pada 2014 mendatang. Diperkirakan Dewan Pengupahan akan mengajukan UMK di angka Rp 1,7 juta.

Demo Buruh (Ilustasi)“Gambarannya Rp 1,7 juta, sepertinya jumlah itu sudah cukup layak. Hanya saja hingga saat ini Pemko belum menerima usulan itu dari Dewan Pengupahan,” ujar Walikota Pekanbaru Firdaus kepada wartawan, Rabu (6/11/2013) kemarin.

Setelah melakukan pengecekan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru, Firdaus memastikan usulan pasti belum diterima. Namun Pemerintah memastikan akan menerima rekomendasi Dewan Pengupahan jika angka yang diajukan sesuai dengan KLH.

Sebelumnya Firdaus juga sempat menyatakan bahwa angka ideal UMK Pekanbaru semestinya berada di atas kabupaten/kota lainnya. Hal ini merujuk kepada status Pekanbaru sebagai Ibukota Provinsi dan juga pusat perdagangan di Bumi Lancang Kuning.

Secara terpisah, Kepala Disnaker Kota Pekanbaru Pria Budi menyebutkan UMK Pekanbaru harus dikaji dan ditetapkan dalam waktu dekat, selambat-lambatnya sebelum akhir 2013.

“Dewan Pengupahan masih mengkaji besaran UMK wajar yang tidak menyulitkan pengusaha tanpa mengabaikan kepentingan pekerja. Kalau tahun ini UMK lebih kecil dari KLH, tahun depan diusahakan melebihi kebutuhan layak, atau setidaknya sama,” imbuh Budi.

Beberapa waktu lalu Dewan Pengupahan Provinsi Riau juga telah memutuskan Upah Minimal Regional (UMR) di angka Rp 1,7 juta. Namun beberapa kabupaten/kota, seperti halnya Kota Dumai telah mematok angka yang lebih besar. ***(DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments