Kredit tak Fleksibel, Kadin Sediakan Rp 100 M Dana UMKM

Jakarta – Masih sulitnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan akses modal dari perbankan membuat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) uring-uringan. Persyaratan yang berbelit-belit hingga berbagai masalah administrasi kerap membuat pebisnis kecil di daerah tak dapat memenuhi permodalan mereka melalui metode pinjaman dana perbankan. Karenanya, Kadin berinisiatif menyediakan dana hingga Rp 100 M guna membantu para pelaku UMKM.

InvestasiWakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Kemitraan Usaha dan Sosialisasi Kadin, M Toha menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian terhadap teknis pelaksanaan program ini. Namun diperkirakan konsep bantuan permodalan UMKM akan menganut stigma bunga rendah sekitar 6% per tahun.

“Teknisnya akan dibahas dalam rapat minggu depan. Siapa saja yang memiliki usaha padat karya bisa memperoleh pinjaman dengan bunga 6%,” terang M Toha.

Sebenarnya program pinjaman modal dengan bunga 6% telah dijalankan cukup lama melalui Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB). Program yang bertujuan untuk membantu pelaku UMKM tersebut juga telah memperlihatkan hasil, meski berbagai masalah tetap menjadi kendala bagi mereka.

“Permodalan memang menjadi kendala utama bagi pelaku usaha apalagi bila usaha yang dijalankan masih baru sehingga dinilai belum bankable padahal potensinya besar. Karena itulah kami dari Kadin membantu akses pembiayaan bagi mereka,” lanjut dia.

Upaya mendorong aliran modal bagi pengusaha kecil di daerah sebenarnya telah dilakukan Kadin melalui berbagai cara. Sebelumnya asosiasi ini berupaya keras agar ekstensifikasi pemanfaatan kredit program pemerintah yang sudah ada. Hal tersebut mendesak dilakukan agar pelaku UMKM bisa dengan mudah mengakses pendanaan.

Tak hanya itu, upaya Kadin mendorong pembentukan akses pembiayaan non perbankan melalui venture capital atau angel investor juga bisa menjadi solusi. Setidaknya dengan cara ini para pelaku bisnis kecil dengan potensi besar bisa mendapatkan modal meski tak memenuhi persyaratan kredit perbankan. ***(int/DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments