Dirjen PAUD: Kelak Anak Indonesia Harus Seperti Ini!

Pekanbaru – Membangun generasi penerus yang sehat dan produktif memang bukan persoalan mudah. Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non-formal dan informal Kemendiknas Prof Dr Lidya Freyani menyebutkan, setiap anak haruslah tumbuh secara baik agar bisa menjadi manusia produktif dan juga berkualitas. Apa saja karakteristiknya?

BalitaPertama, anak Indonesia setidaknya mesti memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter. Hal ini merupakan perwujudan dari anak yang sehat dalam Asupan gizi. Menurut Lidya, kondisi tersebut hanya bisa diwujudkan secara optimal jika setiap orangtua memiliki pemahaman yang cukup mengenai kesehatan bayi dan balita.

“Kelak anak-anak yang memiliki tinggi ideal tersebut jelas menggambarkan anak yang sehat dalam Asupan gizi, perolehan layanan kesehatan yang baik pada akhirnya memiliki kecerdasan yang kuat menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” ujar Lidya di Pekanbaru, seperti dikutip dari Antara, Senin (4/11/2013).

Sosialisasi dan program penempaan pengetahuan orangtua dinilai perlu dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Orangtua memiliki peranan strategis sehingga mereka perlu mengetahui bagaimana mengasuh dan merawat anak menjadi lebih berkualitas.

Selain strategi di dalam masa awal perkembangan anak, keberadaan PAUD juga dianggap sangat penting. Pasalnya, lembaga yang satu ini juga memiliki porsi besar membentuk karakter dan kecerdasan anak sejak dini.

“Keberadaan lembaga PAUD ini penting karena menjadi sarana efektif dalam membina anak usia dini (0-6 tahun) agar siap memasuki jenjang pendidikan SD,” tegas Lidya.

Tak hanya itu, posisi PAUD yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak pembentukan anak berkualitas telah diintegrasikan dengan berbagai kebutuhan. “Apalagi dalam PP No 60 tahun 2013 mengisyaratkan anak-anak harus mendapatkan pembinaan di PAUD di samping harus sudah memiliki akte kelahiran, imunisasi dan peningkatan gizi,” ujarnya.

Sejak 3 tahun lalu, Dirjen PAUD telah mencurahkan perhatian yang lebih besar terhadap berbagai program pendidikan anak usia dini. Bahkan terdapat PAUD yang bergandengan dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Dengan format akses kursus gratis, PAUD pun menjadi prioritas dan primadona dari Kemendikbud beberapa waktu terakhir. ***(ant/DP)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments