Kinerja Bank Riau Kepri Memburuk, BI Jatuhkan Sanksi

Pekanbaru – Kabar buruk lagi-lagi melanda Bank Riau Kepri. Kinerja lembaga keuangan milik pemerintah daerah tersebut dinilai memburuk. Hal ini berujung kepada sanksi oleh Bank Indonesia (BI) berupa denda dengan alasan ketidakpatuhan terhadap ketentuan yang diberlakukan.

Kredit macet (Ilustrasi)BI menjatuhkan denda terhadap manajemen PT Bank Riau Kepri (BRK) sebesar Rp 240 juta. Hal ini terutama disebabkan tidak mampunya bank tersebut menyelesaikan proses BPP Alih Daya.

“Terkait menurunnya kinerja, selain juga disebabkan tidak mampu menyelesaikan Alih Daya (denda Rp 200 juta) dan keterlambatan dalam memberikan laporan atau tidak memberikan laporan (denda Rp 20 juta). Ini belum lagi hal lain-lain,” demikian keterangan sebuah sumber seperti Pekanbaru.Co kutip dari GoRiau.com.

Fungsi kepatuhan disebut-sebut juga menjadi pokok persoalan yang berujung kepada sanksi denda, yang terjadi pada periode sebelumnya maupun periode ini. Tak hanya itu, sumber tersebut juga menulis bahwa penurunan kinerja tampak jelas pada naiknya rasio kredit macet dari 2,22 persen pada April 2012 hingga 2,66 persen terhitung April 2013.

Secara keseluruhan, kredit bermasalah (non performing loan/NPL) pada April 2012 berada di angka 2,73 persen yang kemudian naik menjadi 3,12 persen menjelang akhir kuartal pertama tahun ini. Jumlahnya pun tak kalah mengejutkan. NPL Bank Riau Kepri berkisar Rp 280,218 miliar.

Hanya saja hingga saat ini Bank Riau Kepri belum memberikan keterangan apapun terhadap pengajuan konfirmasi sumber. Bahkan saat permintaan tersebut dilayangkan secara tertulis. ***(bertuahpos/utusanriau.com/goriau.com/yy)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments