Alur Cerita Komik Naruto 647: Penyesalan!

Share:

Naruto 647 dengan judul Penyesalan telah rilis melanjutkan kisah Naruto 646: Pohon Dewa. Dalam cerita Naruto 647, Para Kage telah mendekati medan pertempuran, duel maut akan segera berlanjut.

Dilain tempat, terlihat kondisi Shikamaru mulai melemah, teman-teman disekitarnya kebingungan. Sakura minta bantuan pada Katsuyu supaya memberikan pertolongan kepada Shikamaru dengan motode pengobatan jarak jauh. Namun, Katsuyu tak bisa melakukannya, karena cakra yang telah menipis.

Keadaan Shikamaru semakin melemah, ia mulai berbicara tanpa sadar, “Maaf Ayah.. sepertinya saya akan mengikutimu kesana… Maaf Mama…” itulah kata-kata Shikamaru sebelum menghembuskan nafas terakhir. Sakura pun menghampirinya dengan perasaan sedih.

Di awang-awang, terlihat Obito Uchiha komat-kamit, “Inilah akhir dari para Shinobi, kalau kau (Naruto) menyerah aku tak akan membunuhmu,” kata Obito. Mendengar kata Obito membuat Naruto marah, “Kalau kau terus menentangku, temanmu akan mati satu persatu, tak ada lagi orang yang akan mengenalmu tersisa dimuka Bumi ini..” sambung Obito.

Kemudian Obito berucap lagi dan didengar oleh semua Shinobi yang berada di medan pertemupuran itu, “Kalau kau tak ingin merasakan penyesalan, cukup jangan lakukan apapun,” tawaran Obito.

Para Shinobi yang mendengar ucapan Obito kepada Naruto tersebut menjadi galau, mereka terpengaruh. Para Shinobi mulai pasrah dengan situasi dan kondisi yang semakin panas. Namun Hashirama tak tinggal diam, ia berteriak kepada para Shinobi supaya tetap semangat. “Kalau kalian menyerah pada Genjutsunya, maka kalian sama saja dengan mati!! Jangan menyerah!!” teriak Hashirama.

Swosh..swush.. Orochimaru sampai di medan pertempuran dan hinggap tepat disamping Sasuke. “Orochimaru, kau telat! Bagaimana keadaan para kage?” tanya salah sorang Shinobi. Dengan sini Orochimaru menjawab, “Aku sudah membantu memulihkan mereka, kalau mereka bukan pengecut, mereja juga akan segera sampai disini,” jawab Orochimaru. Kemudian Orochimaru melihat raut wajah Sasuke yang begitu sedih, keadaan pun semakin tak terkendali. Cakra para Shinobi habis dihisap oleh Pohon Dewa (Shinju).

Naruto 647

Dilain tempat, Hashirama dan Madara masih melanjutkan pertempuran. Hashirama bertanya kapan “Bunga keputus asaan” yang memiliki mata sharingan raksasa itu mekar? Kemudian Madara menjelaskan, ketika Hachibi dan Kyúbi Jinchūriki masih hidup, karena kedua cakra itu masih belum menyatu maka mekarnya buka keputus asaan itu akan memakan waktu yang cukup lama, “kira-kira lima belas menit,” kata Madara.

Sebelum bunga bermata sharingan raksasa itu mekar, “aku akan menghentikan Obito dan menggantikan posisinya menggunakan kekuatan Sannin, terang Madara.

Mendengar penjelasan Madara, Hashirama berfikir “Ini gawat, aku harus segera memberi tahu semua orang tentang apa yang akan terjadi,” kemudian Hashirama bertanya kepada para Shinobi, “Apa ada Shinobi dari klan Yamanaka disini?” salah sorang Shinobi menjawab “iya” dan Hashirama bertanya lagi, “Apakah kau bisa menggunakan Shindenshin No Jutsu!?” tentu saja Shinobi tersebu bisa.

Hashirama pun meminta pertolangan Shinobi dari klan Yamanaka untuk menghubungkan dirinya pada semua orang, “Ada yang harus aku jelaskan tentang pohon itu dan Mugen Tsukuyomi!!” kata Hashirama.

Dikejauhan, tiba-tiba Tsunade merasakan sesuatu, Cakra Hashirama (Kakek Tsunade). Kemudian Hashirama menjelaskan semuanya dan meminta kepada Para Shinobi tetap semangat dan tidak menyerah. “Aku katakan pada kalian, JANGAN MENYERAH,” Hashirama mencoba memberi semangat.

Naruto tiba-tiba mengeluarkan cakra yang lumayan besar setelah mendengar ucapan Sasuke, “Naruto, Aku akan pergi,” ujar Sasuke. Seketika Naruto teringat masa lalunya dengan Sasuke yang berujung kesedihan, namun… “Tidaaak.. Aku tak mau ada penyesalan, aku harus melakukannya, dan aku tak mau semua yang kita lakukan MENJADI TAK BERARTI!!” teriak Naruto penuh semangat dan bergabung bersama Sasuke, siap menghajar Obito Uchiha.

Demikian kisah Naruto 647: Penyesalan, mari kita nantikan Naruto 648 minggu depan. Jangan lupa beli Komik Naruto seri terbaru di toko buku terdekat di kota Anda.***

Berita Lainnya

Kirim Komentar