Honda Safety Riding Sambangi SMA Yosep Prayoga & SMA Pembangunan

Pekanbaru- Sebagai pelopor pentingnya keselamatan berkendara, Honda terus menggulirkan program “Safety Riding Education for Student”. Kali ini, melalui PT Capella Dinamik Nusatara (CDN) selaku main dealer Honda wilayah Riau menyambangi dua sekolah di Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yakni SMA Yosep Prayoga dan SMA Pembangunan.

Instruktur safety riding Honda wilayah Riau Jon Roni memberikan materi di SMA Yosep Prayoga

Instruktur safety riding Honda wilayah Riau Jon Roni memberikan materi di SMA Yosep Prayoga

Memberikan bantuan tong sampah sebagai wujud keperdulian Honda terhadap kebersihan lingkungan

Memberikan bantuan tong sampah sebagai wujud keperdulian Honda terhadap kebersihan lingkungan

Instruktur Safety Riding wilayah Riau Jon Roni mengatakan, “Safety Riding Education for Student” merupakan agenda wajib pihaknya dalam mensosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara di kalangan pelajar.

“Kami memberikan materi tentang gambaran data kecelakaan lalu lintas yang banyak disumbangkan pada usia produktif 15-30 tahun. Dan itu didominasi oleh pelajar yang penyebabnya adalah emosi tak stabil dan etika berkendara yang tidak baik,” terangnya kepada Pekanbaru.co.

Masih kata Jon Roni, dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga memberikan pemahaman tentang faktor-faktor terjadinya kecelakaan. Yang pertama, manusia. Karena pengetahuan berkendara belum memadai, ketrampilan juga belum maksimal dan etika berkendara yang kurang. Kedua, kendaraan atau sepeda motor. Kendaraan yang digunakan tidak terawat dengan baik dan sudah mengalami modifikasi  sehingga sudah tidak memenuhi standar keselamatan.

Peserta terbaik mendapat hadiah helm

Peserta terbaik mendapat hadiah helm

Jalanan yang banyak berlubang, jalanan yang sempit serta banyaknya tersisa material pasir dan batu dijalan raya menjadi faktor yang ketiga. Dan yang keempat, kecelakaan yang terjadi di sekitar kita 90 persen disebabkan oleh manusianya atau human error.

“Jadi dapat disimpulkan, terjadinya sebuah kecelakaan bukan tanpa sebab. Faktor-faktor diataslah penyebabnya dan 90 persen terjadi karena human error,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, lanjut Jon Roni, pihaknya juga memberikan pemahaman bahwa bila terjadi kecelakaan tak hanya menyebabkan kerugian langsung yang akan diderita si pengendara tetapi juga kerugian jangka panjang berupa kemiskinan.

Instruktur safety riding Honda wilayah Riau Jon Roni memberikan materi di SMA Pembangunan Bagan Batu

Instruktur safety riding Honda wilayah Riau Jon Roni memberikan materi di SMA Pembangunan Bagan Batu

Memberikan bantuan papan pengumuman

Memberikan bantuan papan pengumuman

Peserta terbaik SMA Pembangunan mendapat hadiah helm

Peserta terbaik SMA Pembangunan mendapat hadiah helm

“Selama ini yang ada dipikiran masyarakat bila terjadi kecelakaan, bagaimana memperbaiki motor yang rusak dan mengobati luka. Padahal kecelakaan bisa menyebabkan sebuah keluarga jatuh miskin. Kami contohkan, sebuah kecelakaan menimpa orang tua yang selama ini menjadi tulang punggung keluarganya dalam mencari nafkah. Bila terjadi kecelakaan fatal dan meninggal, tentu keluarganya yang ditinggalkan tak lagi mendapat sumber keuangan. Lama-lama, bisa jatuh miskin. Nah mindset ini yang ingin kami rubah,” tutur Jon Roni.

Selanjutnya, kata Jon Roni, di masing-masing sekolah yang dihadiri 70 siswa, tim safety riding Honda juga menayangkan cuplikan-cuplikan video tentang kecelakaan lalu lintas. Dan juga memberikan bantuan tong sampah sebagai wujud keperdulian Honda terhadap kebersihan lingkungan serta papan informasi.

Usai acara foto bersama di SMA Pembangunan Bagan Batu Rokan Hilir Riau

Usai acara foto bersama di SMA Pembangunan Bagan Batu Rokan Hilir Riau

“Kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari kepala sekolah. Mereka mengaku kegiatan sejenis belum pernah dilakukan oleh kompetitor manapun. Apalagi kegiatan ini membidik anak didik mereka yang notabene adalah generasi muda penerus bangsa,” pungkasnya.***(Sukma)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments