Di Pelalawan, Sekolah ‘Haram’ Jual Buku ke Siswa

Pelalawan, Riau – Program pendidikan gratis yang mulai dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan pada tahun ini diiringi dengan komitmen khusus guna menjaga realisasi jauh dari penyelewengan. Pemerintah setempat menegaskan agar tidak ada sekolah yang menjual buku kepada siswa. Bahkan, mereka juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan buku-buku pelajaran yang akan didistribusikan ke semua jenjang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Pelalawan MD Rizal seperti dilansir Halloriau.com menyebutkan, Pemerintah telah menargetkan pendidikan yang benar-benar gratis di Pelalawan, mulai dari SD hingga bangku SMA. “Pemkab sangat komit dengan pendidikan gratis mulai dari tingkat SD sampai SMA. Dan tidak dibenarkan bagi sekolah untuk memperjualbelikan buku kepada murid . Karena kami sudah melelang pengadaan buku mata pelajaran ini, dan dalam waktu dekat akan kita distribusikan,” sebutnya.

Meski demikian, siswa tetap dibenarkan memiliki buku tambahan guna meningkatkan kualitas pendidikan mereka berdasarkan referensi dari guru bersangkutan. Namun, lagi-lagi Rizal menegaskan hal ini hanya sebatas referensi dan bukan jual-beli buku.

“jadi diharamkan dan dilarang melakukan jual-beli buku di sekolah. Sekarang tidak ada kewajiban sekolah untuk memiliki buku, tapi jika murid ingin memiliki maka pihak sekolah hanya perlu memberikan referensi saja ke toko-toko buku,” lanjut dia.

Lalu, apa sanksi yang akan diterima jika ada sekolah yang melanggar aturan ini?

“Akan kita proses jika ada sekolah yang melakukan praktek jual-beli buku di sekolah dengan mengatasnamakan percetakan, apalagi mewajiban murid untuk memilikinya,” terang Rizal.

Bahkan, lanjut dia, jika memang terbukti terjadi pelanggaran aturan ini, maka sekolah atau pihak yang terlibat akan dikenakan sanksi berat. ***(mrn/aa)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments