PSPS Pekanbaru Terdegradasi, Ini Ungkapan Dzumafo

Palembang- Herman Dzumafo Effandi, mantan striker PSPS Pekanbaru asal Kamerun yang saat ini merumput di Sriwijaya FC mengaku sedih melihat PSPS Pekanbaru terdegradasi ke Divisi Utama.

“Perasaannya pasti sedih, tapi mau bagaimana lagi. Semuanya sudah terjadi dan itu harus diterima dengan lapang dada,” katanya seperti ditulis Sripoku.com, Ahad (04/8/2013).

Pemain yang pernah membela PSPS Pekanbaru sejak 2007 hingga 2012 ini meyakini, masyarakat Pekanbaru terutama pecinta PSPS Pekanbaru pasti bersedih melihat klub kesayangannya turun kasta musim depan. Karena Herman tahu, masyarakat terutama pendukung PSPS Pekanbaru sangat mencintai klub kebanggaan masyarakat Pekanbaru dan Riau ini. Namun, inilah kenyataannya. Sesulit apapun situasinya harus dihadapi.

“Bagi saya Pekanbaru merupakan kota yang aman dan nyaman dengan masyarakat yang hobi sepakbola. Namun sayang timnya malah harus terpaksa main di Divisi Utama, gara-gara ego pemerintahnya sendiri yang tidak ada perhatian sama sekali. Padahal PSPS sendiri termasuk sarana hiburan daerah,” sesalnya.

Herman sangat berharap, pemerintah setempat turut campur tangan membantu PSPP Pekanbaru hingga bisa mandiri secara finansial. Karena kata Herman, untuk mencapai prestasi tertinggi tak hanya dibutuhkan kesolidan tim tetapi juga kondisi keuangan yang sehat.

“Sepakbola itu hidup dengan finance yang bagus dan mudah-mudahan saja ini bisa jadi pelajaran berharga bagi PSPS dan tim lainnya,” terang Herman.***(int/Sukma)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments