Menjelang Lebaran, Pasar Bawah Kembali Temukan ‘Ruh’

Pekanbaru – Pasar Bawah yang terdapat di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru telah memiliki nama yang melegenda ke seantero nusantara. Ini adalah pasar di mana perdagangan internasional di Sumatera tercatat dan menumbuhkan interaksi hingga ke jazirah Arab, daratan China, Melayu di Semenanjung Malaka hingga Eropa. Namun kini, eksistensinya tak sebesar dahulu lagi.

Namun, momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H membuka kesempatan bagi siapa saja yang rindu dengan momentum sejarah kebesaran Pasar Bawah. Mendekati Ramadhan, ribuan pembeli dari berbagai daerah datang ke pasar ini untuk mendapatkan barang-barang asal luar negeri dengan harga murah dan kualitas ciamik, seperti karpet dan aneka produk keramik.

“Pasar jadi sangat ramai setiap kali mau Lebaran. Jadi kita sudah siapkan stok jauh-jauh hari yang didatangkan dari Timur Tengah, Malaysia dan juga Eropa,” ujar Syahmat, seorang pedagang karpet di Pasar Bawah Pekanbaru saat berbincang dengan Pekanbaru.Co, Sabtu (1/8/2013).

Karpet yang dijual di lokasi ini memang sangat terkenal akan ualitas dan harganya. Bahkan, kata Syahmat, banyak pejabat yang sengaja datang ke sini untuk mendapatkan koleksi karpet dalam jumlah besar sebagai buah tangan mudik.

Selain karpet, kaum ibu juga banyak mengincar toples, gelas hias, piring hias, hingga aneka produk berbahan keramik. Tak berbeda dengan karpet, produk-produk ini juga memiliki identitas ‘bule’ lantaran dibuat di berbagai negara Arab dan Eropa, serta China.

Pasar Bawah

Pekanbaru telah menjadi daerah perdagangan, jauh sebelum nama ‘pekan’ melekat di daerah ini. Sejarah memang mencatat bahwa kota Pekanbaru yang ada di aliran Sungai Siak adalah wilayah yang dengan sengaja dibentuk sebagai pusat transaksi dan angkut-muat hasil bumi dari berbagai penjuru Sumatera bagian tengah, mulai dari Minangkabau hingga Jambi dan Bengkulu. Kini modernitas sudah mengubah lekuk-lekuknya. Pergadangan masih menggelora, namun dengan situasi berbeda.

Berbicara perdagangan di Pekanbaru, kita tidak bisa mengesampingkan Pasar Bawah. Ini adalah satu objek penting dan bersejarah yang langsung berkaitan dengan proses bagaimana Pekanbaru tumbuh dan berkembang hingga menjadi kota besar seperti saat ini.

Bagi masyarakat Pekanbaru, Pasar Bawah adalah identitas sejarah dan jati diri. ***(nn)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments