Meski Naik, Ekspor Riau tak Sebaik Tahun 2012

Pekanbaru – Selama Mei 2013, nilai ekspor Provinsi Riau tercatat mencapai US$ 1.628,36 juta. Jumlah ini mengalami kenaikan 33,79 persen jika dibanding capaian ekspor selama April 2013 yang hanya menyentuh angka US$ 1.217.09 juta. Hanya saja, jika disandingkan dengan pencapaian pada 2012 lampau, jumlah ekspor Riau malah turun dengan penyusutan sekitar 10,93 persen.

Kepala badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Mawardi Arsyad kepada Pekanbaru.Co menuturkan, akumulasi nilai ekspor Riau antara Januari hingga Mei 2013 sebesar US$ 7.109,34 juta. Sedangkan ekspor Riau dalam periode yang sama tahun 2012 lalu berkisar US$ 7.981,83 juta. Artinya, terdapat penurunan yang cukup besar.

“Angka tahun ini cukup bagus, namun tak sebaik tahun 2012 lalu. Bahkan nilai ekspor Riau menempati porsi 10,13 persen terhadap nilai ekspor nasional selama Mei 2013,” jelas Mawardi.

Gairah nilai ekspor ini ditunjukkan semua sektor, baik migas maupun non migas. Nilai ekspor migas mencapai US$ 556,57 juta dengan peningkatan 18,42 persen berbanding April 2013. Sementara nilai ekspor non migas yang mencapai US$ 1.071,79 juta melonjak 43,46 persen.

“Ekspor Riau dalam periode itu (Januari-Mei 2013,red) didominasi oleh produk lemak dan minyak hewani maupun nabati sebesar US$ 2.872,24 juta dan diikuti bubuk kayu (pulp) sebesar US$ 563,30 juta. Sisanya adalah produk kimia serta kertas maupun karton,” terang dia.

Sementara untuk sektor migas, Provinsi Riau mengirim minyak mentah ke India dengan nilai US$ 1.033,11 juta, diikuti China US$ 653,14 juta, Belanda US$ 376,51 juta, Malaysia US$ 351,44 juta, serta USA sebesar US$ 147,84 juta. Pengiriman ke negara tujuan utama ekspor migas secara umum mengalami peningkatan yang cukup berarti. ***(Sukma)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments