Ini Dia Gerbang Akhirat Suku Maya yang Kini Jadi Kolam Renang

Valladolid – Misteri peradaban suku maya selalu saja menarik untuk dikaji. Kebudayaannya yang masih menyimpan misteri, kepercayaan mereka hingga bentuk piramida dan pengetahuan dalam bidang astronomi mampu menarik perhatian turis dunia untuk mendatangi wilayah Amerika Tengah dan Selatan itu. Satu hal lain yang menarik adalah keberadaan Cenote Ik Kil, tempat yang dipercaya sebagai gerbang menuju akhirat yang kini bisa digunakan para turis untuk berenang.

Cenote Ik Kil berada tak jauh dari Chichen Itza yang juga disebut piramida suku Maya di Valladolid, Semenanjung Yucatan, Meksiko. Dalam bahasa setempat, ‘cenote’ berarti sumur.

Tempat itu memang berupa subur raksasa yang berada 25 meter di bawah permukaan tanah. Diameter sumur berkisar 60 meter dengan kedalaman 35 meter. Jika ditengok dari permukaan tanah, Cenote Ik Kil benar-benar tampak sebagai sumur raksasa yang dalam.

Amazing Place on Earth, Jumat (19/07/2013) menulis, tempat ini merupakan bagian penting dan sakral dari peradaban Maya. Bahkan, mereka percaya Cenote Ik Kil adalah gerbang menuju akhirat.

Sumur ini telah menjadi saksi ritual pengorbanan nyawa manusia kepada dewa untuk meminta hujan di saat musim panas berlangsung lama. Tak terhitung nyawa melayang di Cenote Ik Kil yang biasanya adalah perempuan muda.

Tentu saja cerita sejarah tadi terdengar mengerikan di telinga para turis. Namun justru kini banyak di antara mereka yang menyengajakan diri untuk mandi dan berenang di sumur ini. Kondisi alam yang menutupi Cenote Ik Kil telah menjadikannya sebagai kolam air tawar cantik.

Air sumur terlihat biru dari atas. Temperatur air yang dingin memberikan kesejukan tak tertandingi. Akar-akar pohon yang menjuntai mencapai permukaan sumur, berpadu dengan keindahan dinding sumur yang juga cantik. Wajar jika Cenote Ik Kil selalu direkomendasikan bagi setiap turis yang menelusuri kebudayaan Suku Maya. ***(dtc/yfs)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments