Usai Lebaran, Harga LPG 12 Kg Naik

Jakarta- PT Pertamina (Persero) mengaku harus mengambil tindakan untuk menaikkan harga LPG 12 Kg guna menghindari kerugian korporasi. Pemotongan subsidi kiranya mesti dilakukan. Beruntung, perusahaan pelat merah ini bisa menahan diri hingga usainya Ramadhan 1434 H.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan menyebutkan, keputusan menaikkan harga LPPG saat ini bukanlah keputusan tepat. Inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah terbilang tinggi dan lantas membuat harga bahan makanan meningkat. Faktor periodik bulan suci Ramadhan pun menimbulkan efek yang lebih parah.

“Jadi sebagai CEO Pertamina, saya tidak mungkin menaikkannya sekarang. Jika dinaikkan sekarang akan bisa menambah inflasi lagi. Jadi Agustus nanti setelah Lebaran, baru kami naikkan secara bertahap,” kata Karen saat buka bersama bersama para Pemimpin Redaksi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (10/07/2013), seperti dilansir Detikcom.

Bagaimana skema kenaikan harga tersebut?

Menurut Karen, Pertamina akan menghapuskan subsidi untuk LPG 12 Kg yang dinilai banyak digunakan industri ketimbang rumah tangga. “Yang disubsidi nanti hanya LPG 3 kg.”

Namun tidak diketahui berapa kisaran harga LPG 12 Kg setelah subsidi dihapuskan. Yang pasti, jika langkah ini tidak diambil, Pertamina akan mencetak kerugian Rp 5,5 triliun selama 2013. ***(dtc/RYS)

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments